Showing posts with label METODE PEMBELAJARAN TERBARU. Show all posts
Showing posts with label METODE PEMBELAJARAN TERBARU. Show all posts

Tuesday, 25 August 2020

Lebih Berakal Keteladanan, Metode Pembelajaran Terefektif Sepanjang Masa

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dengan metode pembelajaran apapun tanpa keteladanan dari sang pembimbing itu ibarat halnya memindahkan beban kepada anak.

Ini tentu tidak diinginkan dalam setiap proses pembelajaran, baik di rumah terlebih di sekolah. Pembelajaran memang pada mulanya disampaikan secara teoritis, analisis, hingga praktis. Mudah bukan berarti simpel atau apa adanya, akan tetapi simpel yang berarti aplikatif dan implementatif dalam kehidupan konkret sehari-hari.

Ketika proses berguru seorang anak didasarkan pada teori dan analisis semata, maka kemungkinan besar tujuan pembentukan abjad yang dijadikan tujuan selesai dari suatu pembelajaran tersebut akan kandas. 

Akan tetapi, saat keteladanan yang sanggup didengar dan dilihat eksklusif oleh anak terperinci efektifitasnya akan lebih daripada isyarat ataupun nasehat belaka.

Seperti halnya orang renta yang memperlihatkan anak pola tegas, maka anaknya pun akan menjadi orang yang tegas. Sehingga tak heran jikalau ditemui banyak orang besar dan sukses dalam kariernya tak jauh bidangnya dari apa yang telah mereka teladani dari orang tuanya bahkan tak hanya itu, karakternya pun cenderung identik, dan tentu saja ini bukan semata alasannya yaitu identiknya DNA semata, akan tetapi lebih daripada itu, yakni contoh-contoh yang nyata.

Dalam fatwa agama pun telah mengajarkan betapa pentingnya keteladanan-keteladanan yang konkret itu ada pada seluruh Rosul pilihan-Nya untuk dianut oleh seluruh umat-umat-Nya. Maka, berdasarkan irit aku tak ada metode pembelajaran yang paling efektif kecuali keteladanan itu sendiri. Dan tentunya metode keteladan ini akan menjadi metode pembelajaran yang paling efektif sepanjang masa. Semoga bermanfaat dan terimakasih… ...!

Lebih Berilmu Read Aloud (Metode Membacakan Buku Efektif Untuk Anak)

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Ada beberapa metode pembelajaran bagi anak, dan tentunya semua metode pembelajaran bertujuan untuk mengoptimalkan efektifitas pada suatu pembelajaran itu sendiri.

Salah satu metode pembelajaran efektif bagi anak yang telah populer diseluruh dunia salah satunya yaitu metode Read Aloud (membacakan buku untuk anak). 

Terkait dengan hal tersebut, berikut share khusus dari situs Kemdikbud.go.id yang bertajuk Read Aloud, Metode Membacakan Buku untuk Anak-anak pada momen hari buku sedunia (tanggal 23 April 2015) selengkapnya…

World Book Day atau Hari Buku Sedunia yaitu program tahunan yang dirayakan setiap tanggal 23 April. 

Untuk ikut merayakan Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan acara “Pencanangan Gerakan 10 Menit Membacakan Cerita (Read Aloud) untuk Anak” pada bulan Mei 2015.

Read Aloud merupakan salah satu metode membacakan buku untuk anak. Metode ini diperkenalkan oleh Jim Trelese dalam bukunya The Read Aloud Handbook. Read Aloud yaitu metode mengajarkan membaca yang paling efektif untuk belum dewasa alasannya dengan metode ini kita bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu acara yang menyenangkan. Juga membuat pengetahuan yang menjadi dasar bagi si anak, membangun koleksi kata/kosakata (vocabulary), dan menawarkan cara membaca yang baik (reading role model).

Saat usia emas (golden age), yaitu 0-5 tahun, anak akan sanggup menyerap dengan sangat cepat. Dengan potensi yang sedemikian jago itu, maka mengenalkan anak untuk membaca di usia dini tentunya tidak menjadi masalah, asalkan caranya tidak membuat anak stress bahkan terbebani harus bisa membaca.  Yang dilakukan bukan membuat anak bisa membaca, tapi membuat anak suka membaca.

Read aloud sanggup dimulai semenjak dini, bahkan semenjak semester ke-3 kehamilan. Karena itu  semakin dini buku diperkenalkan, maka risikonya akan semakin optimal dalam upaya menumbuhkan kecintaan anak pada buku dengan bonusnya anak akan bisa membaca dengan sendirinya.

Read Aloud juga sanggup dilakukan di mana saja dan kapan saja. Bisa di rumah, dikala hendak tidur, sepanjang perjalanan berkendara, menunggu pesawat atau kereta api, atau dikala menunggu antrian dokter. Yang perlu diperhatikan yaitu frekuensi dan konsistensi melaksanakan read aloud. Rutinitas  yaitu kunci utama keberhasilannya.

Manfaat read aloud antara lain sanggup membangun keterampilan literasi melalui pengenalan bunyi, intonasi, kemampuan mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Read Aloud juga membantu anak menambah kosa kata, terutama kosa kata bahasa buku yang dipergunakan untuk membaca.

Kedekatan orang renta dengan anak juga bisa dicapai alasannya anak terbiasa dengan bunyi orang renta dan terdapat ‘skin to skin contact’ ketika membacakan cerita, serta terdapat juga kedekatan dengan buku. Orang renta yang membacakan kisah kepada anak juga pribadi menjadi pola membaca bagi anaknya (reading role model). (Desliana Maulipaksi)