Tuesday, 13 November 2018

Pasti Dapat Menggugah Kreasi Siswa Melalui Lomba Menciptakan Nasi Goreng

Menggugah kreasi siswa melalui lomba membuat nasi goreng – Mengajarkan ilmu pengetahuan kepada penerima didik, itu penting. Mengajarkan siswa bagaimana mencar ilmu mendapat ilmu pengetahuan, itu juga penting.

Menggugah kreasi siswa melalui lomba membuat nasi goreng PASTI BISA Menggugah Kreasi Siswa Melalui Lomba Membuat Nasi Goreng
Nasi goreng kreasi siswa dalam lomba masak nasi goreng di sekoalh (Jumar E/matrapendidikan.com)

Namun yang tak kalah penting di kurun milennial ini yaitu menyebarkan huruf nyata dan membekali penerima didik dengan keterampilan dasar. Misalnya keterampilan dasar masak-memasak.

Masak-memasak? Ya, masak memasak, termasuk membuat nasi goreng, dulunya ada dalam muatan kurikulum pada mata pelajaran PKK. Namun ketika ini acara itu terintegrasi ke dalam muatan kurikulum mata pelajaran prakarya, seni dan budaya maupun muatan lokal.

Masak memasak perlu ilmu dan pengetahuan. Bagaimana mungkin orang sanggup memasak sesuatu tanpa ilmu perihal itu Selain pengetahun juga dibutuhkan keterampilan untuk menerapkan ilmu pengetahuan perihal masak-memasak.

Di dalam ilmu dan keterampilan masak memasak terkandung nilai-nilai huruf positif, menyerupai huruf kreatif, inovatif dan mandiri. Karakter ini penting dimiliki siswa dalam menjalani kehidupan di kurun milennial ini.

Lomba membuat nasi goreng yang dilaksanakan di UPT SMPN 2 Lintau Buo belum usang ini, bukan sekadar untuk mengenyangkan perut dan memenuhi selera akan nasi goreng.  Lomba yang diadakan Osis bersama wali kelas ini bahu-membahu menjadi upaya untuk menggugah kreasi siswa.
Simak : Semarak Lomba Masak Nasi Goreng di Sekolah
Dalam lomba yang bertajuk, memasak sebagai ajang kreasi siswa, terkandung misi forum sekolah dalam memperlihatkan ilmu pengetahuan, menyebarkan nilai huruf dan membekali penerima didik dengan keterampilan membuat kuliner terkenal semenjak dini di sekolah.

Memang, tampilan dan cita rasa nasi goreng di Indonesia ketika ini sudah beraneka ragam. Hal ini juga sesuai dengan kebiasaan dan cita rasa masing-masing daerah.

Yang namanya nasi goreng, semua orang sudah tahu dan sanggup membuatnya. Namun demikian, bagaimana kreasi tampilan dan cita rasa tergantung pada materi perhiasan untuk membuat nasi goreng tersebut.

Bahan perhiasan ini akan memilih bagaimana tampilan dan cita rasa nasi goreng yang dihasilkan.Selain itu juga tergantung pada kreasi siswa yang membuatnya.

Kreasi inilah yang hendak ditemukan pada siswa dalam lomba memasak nasi goreng ala siswa di sekolah. Kelak, siswa diperlukan bisa membuat kreasi-kreasi gres sehingga cita rasa dan tampilan nasi goreng lebih bervariasi dan mengundang selera.
Simak juga : Semarak Peringatan HGN dan HUT PGRI ke- 73 di UPT SMPN 2 Lintau Buo
Dan, bukan mustahil, pengetahuan dan keterampilan ini akan menjadi wahana bisnis bagi tamatan forum sekolah ketika terjun ke tengah masyarakat. 

Sunday, 11 November 2018

Pasti Dapat Upacara Peringatan Hut Korpri Ke- 47 Berlangsung Di Tengah Cuaca Buruk

Upacara peringatan hut korpri ke- 47 berlangsung di tengah cuaca buruk – Cuaca jelek mewarnai upacara bendera Peringatan HUT KORPRI ke- 47 Tingkat Kecamatan Lintau Buo. Upacara yang diikuti oleh segenap pegawai dari aneka macam instansi tersebut berlangsung di halaman kantor Camat Lintau Buo, Kamis (29/11)

 Cuaca jelek mewarnai upacara bendera Peringatan HUT KORPRI ke PASTI BISA Upacara Peringatan HUT Korpri ke- 47 Berlangsung di Tengah Cuaca Buruk
Pasukan pengibar bendera HUT Korpri ke- 47 di halaman kantor camat Lintau Buo (Jumar E/matrapendidikan.com)

Sementara itu Camat Lintau Buo Zulkifli Idris, S.Sos bertindak selaku inspektur upacara dalam upacara peringatan HUT Korpri ke- 47 tersebut. Inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Presiden RI dalam rangka peringatan HUT Korpri ke- 47. 

Pelaksana upacara bendera yaitu pegawai dari aneka macam instansi yang ada di lingkup Pemerintah Kecamatan Lintau Buo. 

Camat Zulkifli Idris, S.Sos dalam kesempatan itu juga menyerahkan aneka macam piagam penghargaan kepada 3 kepala sekolah, 5 orang guru dan 1 orang pengawas yang terbaik dalam aneka macam kategori kegiatan sebagai anggota Korpri.

Seperti dilaporkan kontributor matrapendidikan.com, Hadi Rahim, upacara bendera peringatan HUT Korpri ke- 47 di halaman kantor camat berlangsung di tengah cuaca buruk..

Cuaca mendung dan gerimis turun sebelum upacara dimulai. Bahkan keadaan itu sudah dimulai semenjak dini hari. Namun penerima upacara dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, ASN aneka macam instansi serta penerima ajar sudah menunggu di lokasi upacara semenjak pagi.

Upacara sempat tertunda dan dimulai ketika hujan teduh. Namun dikala upacara berlangsung  kembali turun hujan. Upacara tetap dilanjutrkan hingga selesai.

Seperti diketahui, Korpri bangun tanggal 29 November, 47 tahun silam.berdasar Kepres Nomor 82 Tahun 1971. Korpri yaitu wadah berhimpun seluruh pegarawai Republik Indonesia yang bersifat netral.

Friday, 9 November 2018

Pasti Dapat Karya Bhakti Tni-Polri Menanam Pohon Penghijauan Di Sekolah

Karya bhakti tni/polri menanam pohon penghijauan di sekolah – Koramil 04/Lintau Buo Dim 0307/TD dan Polsek Lintau Buo bekerja sama dalam iven karya bhakti penanaman pohon untuk penghijauan yang berlokasi di UPT SMPN 2 Lintau Buo, Jumat (30/11).

polri menanam pohon penghijauan di sekolah PASTI BISA Karya Bhakti TNI-Polri Menanam Pohon Penghijauan di Sekolah
Kepala SMPN 2 Lintau Buo Fauzi, S.Pd melaksanakan penanaman pohon perdana penghijauan di sekolah (Rahid.S/matrapendidikan.com)

Kedua instansi di lingkup TBI/Polri bersinergi menggerakkan aktivitas penghijauan dengan menanam aneka pohon buah dan pelindung. Kegiatan karya bhakti tersebut disaksikan oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan penerima didik yang tergabung dalam Osis.

Di pihak sekolah, penanaman dilakukan oleh kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd. Sementara itu di pihak Polsek Lintau Buo dilakukan oleh Kapolsek Lintau Buo Iptu Yandrizal serta  Danramil 04/LT Dim 0307 Kapt.CZI Dulmajid.

Dipilihnya lokasi UPT SMPN 2 Lintau Buo sebagai target lokasi karya bhakti Tentara Nasional Indonesia dan Polisi Republik Indonesia mengingat areal sekolah yang cukup luas. Selain itu, sekolah menjadi target sempurna dalam upaya memasyarakatkan penghijauan serta budidaya tumbuhan buah.  

Penyadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup juga berasal dari forum sekolah. Peserta didik semenjak dini di forum sekolah akan memahami betapa pentingnya menjaga tumbuhan dan flora sebagai paru-paru dunia.

Sebenarnya UPT SMPN 2 Lintau Buo sudah mempunyai beberapa tumbuhan penghijauan dan tumbuhan buah ibarat pohon jati super, mahoni, mangga dan rambutan dan jeruk sangkis.

Namun dengan adanya gerakan penghijauan melalui Karya Bhakti TNI-Polri, lingkungan sekolah akan semakin hijau dan segar, koleksi tumbuhan buah semakin banyak serta siswa akan mencar ilmu dalam suasana nyaman dan bergairah.

Wednesday, 7 November 2018

Pasti Dapat Konsep Pendidikan Anak Di Kurun Milennial Berdasarkan Jamuar Dt Putiah

Konsep pendidikan di masa milennial berdasarkan jamuar dt putiah – Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo, Kab. Tanah Datar yang juga pensiunan PNS, Jamuar Dt. Putiah menyampaikan bahwa pendidikan anak seyogyanya memang telah dimulai semenjak dini di  lingkungan keluarga.

Konsep pendidikan di masa milennial berdasarkan jamuar dt putiah PASTI BISA Konsep Pendidikan Anak di Era Milennial Menurut Jamuar Dt Putiah
Jamuar Dt.Putiah ketika bincang santai dengan admin di warung Ampera Siang Malam Tigo Jangko (matrapendidikan.com)

Demikian disampaikan oleh pemuka masyarakat kelahiran 26 Mei 1959 tersebut kepada admin matrapendidikan.com dalam suatu kesempatan bincang-bincang santai sesudah menyantap Ketupat Gulai Cancang di Warung Ampera “Siang Malam” Nagari Tigo Jangko, Sabtu (01/12).

“Kedua orangtua memegang peranan penting dalam membentuk huruf pada anak melalui konsep pendidikan yang diterapkan oleh masing-masing keluarga.” kata ayah dari 3 orang anak yang sudah menuntaskan pendidikannya.

Menurut J. Dt. Putiah, orangtua tidak hanya membebankan kiprah pendidikan anak kepada forum sekolah. Selain itu orangtua juga perlu memperlihatkan kepercayaan penuh kepada anak mau kemana anak melanjutkan pendidikan maupun dalam mencari pekerjaan.

“Orangtua perlu ikhlas, jangan mendua hati ketika anak meninggalkan keluarga untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan. Keikhlasan disertai doa orangtua akan meringankan langkah langkah anak dalam berjuan menjalani kehidupan sang anak,” tutur Dt. Putiah mencontohkan pola yang dilakukan ketika anak melanjutkan ke SMAN 1 Padang Panjang beberapa tahun yang silam.

Ketika mengantar anak menduduki sekolah gres beliau membekali anak dengan tafsir al qur'an dan perlengkapan shalat. Lebih jauh pemuka masyarakat yang pensiunan PNS tersebut memotivasi orangtua kini dalam usaha melanjutkan pendidikan anak-anaknya.

“Kalau anak sedang bersekolah, riski dan jalan untuk membiayai pendidikan anak, insyaallah akan selalu terbuka. Ada-ada saja jalan mendatangkan uang untuk membiayai pendidikan anak,” katanya mengakhiri percakapan dengan admin matrapendidikan.com.

Dapat disimpulkan bahwa pendidikan anak semestinya dimulai di lingkungan keluarga. Anak perlu dibekali dengan pendidikan keimanan dan ketaqwaan, shalat, membaca dan menerapkan isi al qur’an.

Keikhlasan dalam meneruskan kelangsungan pendidikan anak sangat penting meskipun dalam kesulitan ekonomi alasannya pada hakikatnya jalan dan riski untuk menyekolahkan anak akan selalu terbuka.

Monday, 5 November 2018

Pasti Dapat Manfaat Acara Ekskul Passusbra Bagi Siswa

Manfaat kegiatan ekskul passusbra bagi siswa – Kegiatan ekstrakurikuler atau sering disingkat ekskul di sekolah mendatangkan banyak manfaat bagi siswa. Banyak jenis kegiatan ekskul yang sanggup dipilih dan diikuti oleh siswa. Namun pemilihan jenis kegiatan ekskul sesuai dengan minat masing-masing siswa.

Manfaat kegiatan ekskul passusbra bagi siswa PASTI BISA Manfaat Kegiatan Ekskul Passusbra Bagi Siswa
Anggota Passusbra foto bareng pembina passusbra dan pembina osis (Rahid S/matrapendidikan.com)

Passusbra (pasukan khusus pengibar bendera) atau Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) merupakan salah satu jenis kegiatan ekskul yang cukup terkenal di sekolah. Paskibra yang tampil dalam upacara tertentu di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi serta nasional berawal dari ekskul Paskibra di sekoalh.

Untuk menjadi anggota Passusbra di sekolah dibutuhkan persyaratan tertentu. Misalnya tinggi tubuh dn kesehatan tubuh, di samping minat siswa. Kemudian siswa akan mengikuti banyak sekali proses perekrutan anggota Passusbra.

Siswa yang diterima menjadi anggota Capas (Calon anggota passusbra) akan mengikuti masa pendidikan dan latihan dalam waktu tertentu. Usai masa pendidikan dan latihan, Capas dikukuhkan menjadi Anggota Capas.

Terakhir anggota Passusbra akan dilantik oleh pimpinan sekolah dalam suatu upacara khusus di sekolah.
Lalu, apa manfaat bagi siswa ikut ekskul Passusbra?

1.Menumbuhkan rasa cinta pada tanah air

Anggota Passusbra yang telah dilantik oleh pimpinan sekolah akan mengadakan banyak sekali kegiatan. Misalnya menjadi pengibar bendera pada upacara rutin di sekolah, Lomba Baris Berbaris, Lomba Penaikan Bendera atau Penurunan Bendera, kegiatan bahakti sosial, dan lain sebagainya.

Untuk menyiapkan kegiatan tersebut anggota Passusbra akan mengadakan latihan dan pembekalanan. Latihan berupa baris berbaris, tata cara pengibaran bendera dan ebagainya.

Sementara pembekalan mental mencakup pembekalan yang berkaitan dengan kewarganegaaarn.  Pembekalan mental ini akan  menumbuhkan rasa cinta pada tanah air.

2.Membentuk kedisiplinan diri

Kegiatan Passusbra memuat banyak sekali aktiviats yang menuntut didiplin anggotanya. Baik disiplin dalam gerakan maupun dalam disiplin akan waktu. Kombinasi disiplin gerak dan waktu akan menghasilkan gerakan dan agresi yang kompak antara satu dengan yang lainnya dalam melaksankan prosesi pengibaran bendera.

Hal semacam ini akan tampak tercermin dalam sikap dan sikap anggota Passusbra dalam kehidupan sehari-hari. Mereka disiplin dalam waktu maupun dalam belajar. Disiplin diri juga menyangkut kejelian mendengar dan melakukan instruksi atau perintah.

3.Rasa tanggung jawab

Anggota Passusbra mempunyai tanggungjawab masing-masing sesuai tugasnya dalam proses pengibaran bendera. Tanggungjawab terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama anggota sehingga menghasilkan gerakan dan gugusan yang harmonis.

4.Melatih kekuatan fisik

Passusbra tidak semata berkaitan dengan baris-berbaris melainkan termasuk kegiatan latihan fisik. Latihan rutin yang dilakukan anggota Passusbra akan melatih kekuatan fisik anggota passusbra.

5. Memanggakan orangtua

Orangtua akan bahagia melihat anaknya tampil dalam suatu prosesi pengibaran bendera, baik pengibaran bendera di sekolah pada upacara bendera rutin, maupun perayaan atau peringatan hari besar tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan tingkat nasional.
Demikian 5 manfaat utama kegiatan ekskul Passusbra bagi siswa. Tentu masih banyak manfaat lain yang dipetik oleh peserat didik dalam kegiatan ekskul ini.

Saturday, 3 November 2018

Pasti Dapat Manfaatkan Gadget Menjadi Produktif Bagi Anak Muda

Manfaatkan gadget menjadi produktif bagi anak muda – Usia muda yaitu usia yang cukup produktif dibandingkan usia sesudah itu. Pada usia muda, seseorang sangat dimungkinkan untuk menghasilkan karya-karya bermanfaat. Tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, terlebih lagi untuk orang lain.

Manfaatkan gadget menjadi produktif bagi anak muda PASTI BISA Manfaatkan Gadget Menjadi Produktif Bagi Anak Muda
Anak muda sanggup manfaatkan gadget untuk acara produktif (pexels.com)

Tak sanggup dipungkiri, ketika ini anak muda lebih dekat dan bersahabat dengan gadget (gawai) sebagai produk teknologi yang persifat praktis, komplit dan berukuran kecil. Sebutlah itu smartphone atau handphone, tablet, notebook.

Gadget telah menyita perhatian anak muda sehingga menghabiskan banyak waktunya melaksanakan acara browsing internet. Yang jauh seakan terasa dekat oleh pengguna gadget tersebut. Namun sayangnya, ada pula orang  yang sudah ada di dekat, disamping atau dihadapannya seolah-olah berada jauh dari mereka.

Begitu gampang mereka berinteraksi dengan orang lain di penggalan dunia maya sana melalui jaringan internet. Menggunakan banyak sekali gadget dengan aplikasi media umum ibarat facebook, instagram dan lain sebagainya.

Bagi anak sekolah, waktu terbanyak semestinya dipakai untuk belajar. Namun kadang kala anak sekolah lebih banyak memegang gadget ketimbang buku pelajaran di rumah.

Masih untung orangtua dan orang sampaumur lainnya di rumah, cukup disiplin terhadap anak-anaknya. Melarang anaknya memainkan gadget sebelum mencar ilmu alasannya yaitu mencar ilmu yaitu kiprah utama seorang anak.

Salahkah dengan anak muda ibarat itu? Tidak!

Yang perlu dioptimalkan oleh orangtua, guru dan orang sampaumur lainnya yaitu bagaimana anak muda tersebut memanfaatkan produk teknologi gadget itu untuk hal bermanfaat dan produktif.

Bukan hanya sekadar penikmad layanan gadget, justru sebaliknya sanggup berkreasi melalui gadget tersebut.

Sebagai contoh, anak muda mempunyai mobile seluler android keren, fitur lengkap alasannya yaitu harganya juga memang mahal. Kemudian mereka sanggup mengakses internet melalui yang memakai paket data atau jaringan wifi gratis.

Itu semua bergotong-royong sanggup dimanfaatkan oleh anak muda untuk menghasilkan uang, paling tidak membuatkan sesuatu kepada orang lain.  Bukankah itu bermanfaat bagi orang lain?

Membuat blog langsung atau menjadi youtuber. Fitur foto dan video pada mobile android sanggup dimanfaatkan untuk mengambil gambar maupun video untuk diposting melalui media blog maupun youtube.

Kalau selama ini pemanfaatan gadget hanya sekadar untuk mengisi linimasa facebook atau instagram hanya sebagai hobi, mendapat hiburan dan kesenangan bagi anak muda.

Tentu tidak tertutup kemungkinan hobi dan kesenangan tersebut lebih dioptimalkan lagi menjadi hobi yang produktif dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang banyak.

Thursday, 1 November 2018

Pasti Dapat Menyambut Harbolnas 2018

Menyambut harbolnas 2018 – Bagi anda pengguna internet umumnya dan berlangganan belanja online melalui internet khususnya. Tentu saja tidak merasa ajaib lagi dengan momentum Harbolnas (Hari belanja Online Nasional). Harbolnas jatuh tanggal 12 Desember sehingga sering disebut 12.12 dan tahun 2018 ini, Harbolnas sudah menginjak yang ke- 6 kalinya semenjak diluncurkan pertama kali tahun 2012 lalu.

 Bagi anda pengguna internet umumnya dan berlangganan belanja online melalui internet khus PASTI BISA Menyambut Harbolnas 2018
Hari belanja online nasional (els.co.id)

Matra Pendidikan sebagai salah satu blog penayang adsense ikut menyambut momentum tersebut melalui artikel yang anda baca ini.

Harbolnas merupakan kampanye cybersale terbesar di Indonesia. Sebuah aktivitas tahunan yang dilaksanakan oleh banyak sekali pelaku e-commerse Indonesia. Kegiatan ini didukung oleh ratusan kawan kerja pelaku industri ibarat telekomunikasi, perbankan, logistik dan media.

Harbolnas pertama dicetus oleh pelaku industri ibarat Lazada Indonesia, Blanja, PinkEmma, Berrybenka dan Bukalapak pada tanggal 12 Desember 2012.

Momentum Harbolnas menjadi epilog simpulan tahun dengan memberi akomodasi dan laba kepada konsumen yang diberikan oleh e-commerce, ibarat promo, voucher, cashback, diskon harga produk, bebas ongkos kirim, jaminan kondusif belanja, dan lain sebagainya.

Sosialisasi dan promosi Harbolnas melalui banyak sekali media merupakan ajang pendidikan bagi pengguna internet untuk berbelanja barang dan produk tertentu secara online. Tidak hanya duduk kasus harga dan kualitas produk barang melainkan juga sirkulasi belanjaan.

Pihak e-commerce mengatakan aneka produk barang dengan harga terjangkau, kualitas produk yang sesuai selera serta sirkulasi barang belanjaan yang cepat, gampang dan aman.

Tentu saja menjadi momentum menggembirakan bagi yang terbiasa berbelaja barang secara  online. 

Harbolnas jatuh pada tanggal 12 Desember namun sebelumnya sudah ada produsen produk barang yang melaksanakan pemangkasan atau diskon harga. Kemudian pinjaman voucher kepada yang berbelanja sebelum Harbolnas.

Pada Hari Belanja Online Nasional 12.12, belanja untuk bangsa, tentulah sangat mengasyikkan. Produsen dan konsumen sama-sama menerima laba dalam menutup simpulan tahun 2018 ini.

Namun yang pasti, tentukan pilihan barang belanjaan anda dengan bijaksana. Barang tersebut memang sangat dibutuhkan. Selain itu siapkan budget anda secara optimal. Yang tak kalah penting ialah pahami benar bagaimana cara berbelanja online sehingga anda tidak merasa dirugikan.

Selamat berbelanja online di momentum Harbolnas 12.12!