Friday, 14 September 2018

Pasti Dapat Benarkah Honor Itu Tak Pernah Cukup?

Benarkah honor itu tak pernah cukup? – Cukup atau tidak, honor itu bersifat relatif. Kenapa? Setiap orang akan membandingkan honor yang diterima dengan pengeluarannya. Berapa pun honor yang ditrerima akan terasa kurang jikalau pengeluarannya lebih besar dari gajinya.

 Setiap orang akan membandingkan honor yang diterima dengan pengeluarannya PASTI BISA Benarkah Gaji Itu Tak Pernah Cukup?
Ilustrasi penghasilan (pixels.com)

Maka tak perlu heran bila seseorang yang mendapat honor dan sumbangan besar tetap akan merasa bahwa gajinya tidak mencukupi alasannya kebutuhan dan keinginannya lebih banyak dari penghasilannya.

Wajar pula seseorang yang bergaji kecil dengan sumbangan kecil, sudah merasa cukup alasannya kebutuhan dan keinginannya lebih sedikit dari penghasilannya. Kapan honor akan dirasa cukup?

Seseorang akan mencicipi gajinya cukup apabila honor yang diterima dihargai dan disyukuri serta dirasakan berkahnya. Sebab, Allah SWT telah menjajanjikan sebagaimana Q.S Ibrahim, ayat 7,  bahwa barangsiapa yang bersyukur atas nikmat Allah pasti akan ditambah.

Boleh jadi, bukan jumlah honor yang diterima yang ditambah oleh Allah SWT melainkan keberkahannya. Dengan keberkahan gaji, Allah SWT akan mencukupkannya melalui keberkahan. Pada waktu berikutnya akan terbuka lebar riski untuk menambah penghasilan seseorang.

Selain dengan cara bersyukur, mempertimbangkan kebutuhan dan cita-cita dengan penghasilan amat perlu dilakukan. Seseorang harus dapat menimbang mana yang menjadi kebutuhan dan mana pula yang hanya sekadar keinginan.
Dalam situasi dan kondisi tertentu, mungkin secara positif kebutuhan lebih banyak. Misalnya, kebutuhan untuk membiayai pendidikan anak. Jika honor yang diterima memang benar-benar tidak mencukupi, seseorang akan mencari penghasilan tambahan.

Cara lain ialah berhutang. Tentu saja cara Ini, jauh lebih baik ketimbang melaksanakan tindakan keliru dalam mencari suplemen penghasilan.

Berhutang sudah lazim dilakukan untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak dan biaya lainnya. Namun hutang tersebut harus dibayar alasannya berat balasannya jikalau tidak membayar hutang.
Gali lubang tutup lubang, pepatah ini sudah lazim didengar. Keadaan ini jauh lebih baik ketimbang melaksanakan kecurangan, penipuan dan sejenisnya dalam menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Wednesday, 12 September 2018

Pasti Dapat Administrasi Pendidikan Anak Di Lingkungan Keluarga Dan Permasalahannya

Manajemen pendidikan anak di lingkungan keluarga dan permasalahannya - Keluarga merupakan unit terkecil dari komunitas masyarakat di suatu tempat. Oleh alasannya yaitu itu sanggup dikatakan, bergotong-royong basis pendidikan anak yaitu lingkungan keluarga. Proses dan administrasi pendidikan anak dimulai di lingkungan keluarga, sebelum anak memasuki proses pendidikan berikutnya di forum sekoalah.

Manajemen pendidikan anak di lingkungan keluarga dan permasalahannya PASTI BISA Manajemen Pendidikan Anak di Lingkungan Keluarga dan Permasalahannya
Ilustrasi keluarga banyak anak (pexels.com)
Keluarga termasuk salah satu bentuk pendidikan non formal. Manajemen pendidikan anak di lingkungan keluarga akan berbeda dengan pendidikan formal. Salah satunya disebabkan lantaran di lingkungan keluarga tidak terdapat kurikulum tertentu sebagaimana lazimnya di forum pendidikan sekolah.

Konsep dan administrasi pendidikan di lingkungan keluarga berlangsung dalam dimensi waktu dan kawasan tanpa batas. Gurunya yaitu kedua orangtua dan orang cukup umur yang ada di rumah tangga.

Sebagai guru, orangtua tidak memerlukan kurikulum dalam mendidik anak. Selain itu orangtua tidak akan mengajar melainkan mendidik anak dalam prosentase yang lebih besar. Namun demikian dalam prosesnya perlu administrasi pendidikan anak di lingkungan keluarga.

Pola dan model keteladanan

Manajemen pendidikan anak di lingkungan keluarga terwujud dalam bentuk contoh dan model tertentu. Hal yang sudah lazim dalam pendidikan anak menyerupai diketahui orangtua yaitu contoh dan model keteladanan.

Model dan contoh keteladanan ini menjadi penting dalam pengembangan abjad anak. Melalui pemodelan keteladanan berdasarkan contoh tertentu, orangtua sanggup menyebarkan abjad disiplin dan rajin belajar, misalnya. 

Artinya pengembangan abjad tersebut tidak akan efektif tanpa diiringi sikap dan tingkah laris disiplin dan kebiasaan berguru dari kedua orangtua.

Pembiasaan sesuatu yang baik dilakukan anak perlu pengarahan dan model dari orangtua. Dengan demikian anak akan paham bila model yang ditunjukkan orangtua memang bermanfaat dan patut dijalankan oleh anak.

Pengawasan dan toleransi

Pengawasan terhadap anak tidak sebagaimana lazimnya pada forum sekolah. Pengawasan terhadap anak selama berada di rumah diiringi oleh sikap toleransi orangtua.

Orangtua perlu mengingatkan anak dikala mereka terlalu asyik dengan gadget atau menonton siaran televisi. Namun demikian orangtua perlu mengajak anak menonton bersama anak dengan pilihan siaran yang baik. Mendengarkan musik bersama sambil menawarkan kode perihal musik yang sedang didengar.
Ketika anak belajar, orangtua berperan penting dalam mendampinginnya. Mendampingi disini tidak mesti duduk di akrab mereka melainkan menyediakan kemudahan dan keperluan berguru serta motivasi belajar.

Anak dua versus anak banyak

Slogan dua anak cukup, sudah sering kita dengar dan itu berlangsung semenjak tahun 1970-an. Slogan ini disosialisasikan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Bahkan untuk menunjang keberhasilan aktivitas ini pemerintah waktu itu telah mengeluarkan uang cuilan Rp. 5,- bergambar logo Keluarga Berencana (KB). Tujuan aktivitas ini diantaranya yaitu meningkatkan kesehatan ibu dan anak, membatasi jarak melahirkan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Anak cukup dua, slogan ini secara logika sanggup diterima kebijaksanaan sehat. Dengan mempunyai 2 anak, pendidikan dan pelayanan perhatian serta kasih sayang terhadap anak akan terjamin.

Dengan demikian, pendidikan anak lebih terjamin. Bahkan dengan anak hanya dua, berpeluang menjadi anak yang berprestasi di sekolah dan membanggakan orangtua. Selain itu para orangtua tidak direpotkan oleh anak, baik dalam pengasuhan,  pelayanan kasih sayang maupun biaya pendidikan.

Namun skenario anggun itu, adakala berseberangan dengan kenyataannya, apalagi di zaman sekarang. Memiliki hanya dua anak, adakala bagai mempunyai 5 orang anak. Hal ini jawaban administrasi pendidikan anak yang diterapkan belum efektif.

Sebaliknya, justru yang mempunyai anak banyak adakala terlihat lebih menyenangkan. Anak-anak mereka terlihat bersikap baik dan berprestasi di sekolah. Salah satunya lantaran administrasi pendidikan yang baik di lingkungan keluarga.

Keasadaran dan kepedulian

Orangtua yang mempunyai anak banyak, telah mempunyai kesadaran dan kepedulian super ekstra semenjak awal. Kesadaran dimaksud yaitu kesiapan mental bahwa mempunyai anak banyak akan mendatangkan resiko yang lebih besar.

Biaya kebutuhan harian dan pendidikan anak tentu lebih banyak. Pengasuhan dan pengawasan, serta pelayanan kasih sayang akan lebih merepotkan.

Namun kesiapan diri disertai dengan keikhlasan mendapatkan segala resiko punya anak banyak, justru menciptakan orangtua mempunyai kepedulian dan perhatian besar terhadap anak dan pendidikannya.

Misalnya, orangtua yang mempunyai banyak anak, menyadari dan bersedia menyediakan banyak waktunya untuk memperhatikan dan menawarkan kasih sayang pada anaknya. Bahkan ada orangtua yang mengorbankan pekerjaannya demi memusatkan perhatian pada anak.

Orangtua demikian menyadari bahwa riski itu dari Allah SWT sedangkan orangtua berusaha mencari riski itu dengan cara yang baik. Orangtua demikian juga berharap supaya amanah untuk merawat banyak anak akan menerima ridho dari Allah SWT.

Sebaliknya, keikhlasan orangtua dan ridho dari Allah SWT berbuah manis. Anak mempunyai sikap dan sikap baik, menyadari situasi dan kondisi orangtuanya (tau diri), serta berprestasi cukup membanggakan dan menyenangkan hati orangtua. Hal ini lantaran anak menyadari betul bagaimana kesulitan orangtuanya.

Disisi lain, kesulitan orangtua membiayai anak banyak; kebutuhan harian dan biaya pendidikan, justru menjadi motivasi bagi orangtua mendidik anak di rumah tangga. Hidup yaitu risiko oleh alasannya yaitu itu risiko itu harus dihadang dan dijalankan.
Orangtua bau tanah hanya menjalankan amanah untuk mempunyai banyak anak dan mengusahakan riski yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang di kemudian hari.

Monday, 10 September 2018

Pasti Dapat Penerapan Sistem Ketidakhadiran Mesin Sidik Jari

Penerapan sistem ketidakhadiran mesin sidik jari – Secara berangsur-angsur sistem pedataan kehadiran pegawai di forum pemerintah maupun swasta akan beralih dari cara konvensional ke cara online dengan mesin sidik jari. Tidak terkecuali di forum pendidikan maupun madrasah. Konon, lambat laun semuanya akan beralih ke sistem online mesin ketidakhadiran sidik ajri ini..

Penerapan sistem ketidakhadiran mesin sidik jari PASTI BISA Penerapan Sistem Absensi Mesin Sidik Jari
Ilustrasi sistem ketidakhadiran mesin sidik jari

Bagi forum atau instansi yang mulai atau gres menerapkan sistem ketidakhadiran online sidik jari akan berdampak psikologis dimana pegawai akan merasa sistem ini mengikat. Pegawai sudah terbiasa dengan sistem ketidakhadiran manual, membubuhkan tanda tangan di daftar ketidakhadiran pegawai

Seperti sudah diketahui, sistem ketidakhadiran konvensional sanggup memberi peluang pada  pegawai untuk merapel tanda-tangannya. Begitu pula minta tolong rekan sejawat untuk menandatangani buku absensi.

Caranya, menggandakan tanda tangan rekan kerja jikalau tidak sempat hadir atau lupa membubuhkan tanda tangan. Oleh alasannya yakni itu dikatakan sistem ketidakhadiran ini tidak dibatasi oleh waktu atau jam dinas pegawai.

Beralihnya sistem ketidakhadiran pegawai negeri maupun swasta  dari manual ke online akan membawa imbas luar biasa terhadap person maupun kinerja pegawai. Di forum sekolah, sistem ketidakhadiran tersebut akan meningkatkan disiplin waktu dan kerja yang bermuara pada person dan kinerjanya.

Penggunaan mesin sidik jari efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja pegawai. Tidak hanya produsen mesin sidik jari yang menyampaikan efektif melainkan juga pengelola pendidikan di tingkat sekolah.

Konon, penggunaan mesin ketidakhadiran di forum atau instansi lebih simpel dan gampang digunakan. Namun demikian, secanggih apapun mesin ciptaan insan tidak akan luput dari kerusakan sehingga menjadikan permasalahan bagi pengguna. Selain itu secanggih apapun sistem yang diciptakan akan tetap mempunyai kelemahan.

Pegawai di forum atau instansi yang menerapkan mesin ketidakhadiran sidik jari perlu mendaftarkan sidik jari masing-masing pegawai. Pendaftraan sidik jari bertujuan untuk mendaftarkan pegawai sebagai pengguna/pemakai (user).
Pengguna sanggup mendaftarkan minimal dua sidik jari untuk satu ID untuk langkah verifikasi pendaftaran. Tahap verifikasi merupakan proses pencocokan data ID dengan sidik jari yang didaftarkan. Jika proses ini berhasil ditandai dengan warna hijau pada layar mesin ketidakhadiran sidik jari.

Saturday, 8 September 2018

Pasti Dapat Budidaya Tomat Di Pekarangan Rumah, Kenapa Tidak?

Budidaya tomat di pekarangan rumah, kenapa tidak? – Tomat termasuk tanaman palawija dengan daur hidup pendek. Tinggi batang antara 1 hingga 1 meter dengan warna buah dikala muda berwarna hijau, dan matang berwarna merah atau orange. Daun maupun batang tomat yang berbulu roma tidak sanggup dikonsumsi sebab mengandung alkaloid.

 Tomat termasuk tanaman palawija dengan daur hidup pendek PASTI BISA Budidaya Tomat di Pekarangan Rumah, Kenapa Tidak?
Buah tomat berwarna merah dan orange (matrapendidikan.com)

Tomat disebut sebagai buah-buahan sebab sanggup dokonsumsi eksklusif tanpa melalui proses. Sering juga disebut sayur sebab tomat sanggup dicampur dalam masakan. Bahkan buah tomat dikatakan juga sebagai bumbu sebab sanggup menambah citarasa masakan dan kuliner menyerupai sambalado, nasi goreng, dan lain sebagainya.

Tanaman tomat sanggup dipanen sesudah dua bulan. Dengan usia pendek dan tinggi batang tersebut, tomat sanggup dibudidayakan dengan mudah. Jika tidak mempunyai lahan khusus, budidaya tmat dilakukan oleh setiap keluarga.
Caranya memanfaatkan lahan di sekitar pekarangan rumah. Jika tidak memungkinkan ditanam secara eksklusif di tanah maka sanggup dipakai media tanam kantong plastik (polibag)

 Tomat termasuk tanaman palawija dengan daur hidup pendek PASTI BISA Budidaya Tomat di Pekarangan Rumah, Kenapa Tidak?
Tanaman tomat tumbuh 1 hingga 3 meter (matrapendidikan.com)

Selain itu, budidaya tanaman tomat juga tidak begitu rumit sebab gampang tumbuh. Di dalam pot atau di tanah kosong di sekitar rumah, tomat sanggup tumbuh dengan mudah, begitu pula perawatannya tidak begitu rumit.

Buah tomat mengandung antioksidan lycopene, folyfenol, naringenin dan chlorogenic acid. Antioksidan dalam buah tomat sanggup menangkal radikal bebas dan berpotensi mencegah banyak sekali penyakit yang menyerang tubuh. 

Simak juga : Saatnya Membudayakan Kebun Keluarga
Nah, membudidayakan tanaman tomat di sekitar pekarangan rumah secara eksklusif atau dengan media tanam kantong plastik dan pot, kenapa tidak? Paling tidak sanggup dijadikan buah atau sebagai sayur dan materi penyedap tanpa harus mengeluarkan uang atau dibeli lagi di pasar?

Bahkan, budidaya tomat di sekitar pekarangan rumah sanggup menjadi laboratorium Biologi mini bagi anak sekoalh.

Thursday, 6 September 2018

Pasti Dapat Melangkah Mencari Secuil Cahaya

Melangkah mencari secuil cahaya - Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Kita siapa? Pendosa? Sekotor itukah diri kita? Selalu dikucilkan dan dibenci oleh semua manusia? Ingat!!!  Allah ga pernah membenci.


 Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh PASTI BISA Melangkah Mencari Secuil Cahaya
Ilustrasi mencari cahaya di tengah kegelapan (Dini L/matrapendidikan.com)

Ada usulan dari Al-qur'an nih, yuk kembali lagi pada allah. Allah merindukan, Allah menunggu diri kita, lho.

Ga penting segelap apa masa lalu, sebesar apa dosa kita. Asal kita mau meninggalkan masa kemudian dan melangkah mencari cahaya.

Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يُّهَاجِرْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ يَجِدْ فِى الْاَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيْرًا وَّسَعَةً   ۗ  وَمَنْ يَّخْرُجْ مِنْۢ بَيْتِهٖ مُهَاجِرًا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ اَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِ  ۗ  وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

(Wa may yuhaajir fii sabiilillaahi yajid fil-ardhi murooghomang kasiirow wa sa'ah, wa may yakhruj mim baitihii muhaajiron ilallohi wa rosuulihii summa yudrik-hul-mautu fa qod waqo'a ajruhuu 'alalloh, wa kaanallohu ghofuuror rohiimaa)

"Dan barang siapa berhijrah di jalan Allah, pasti mereka akan mendapat di Bumi ini daerah hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah alasannya yaitu Allah dan Rasul-Nya, kemudian selesai hayat menimpanya (sebelum hingga ke daerah yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 100)

Subhanallah walhamdulillah wallahuakbar.

Begitu besarnya cinta Allah.

Tau ga, ada sebuah kisah yang begitu menarik dibalik ayat di atas..
Yuk,simak kisahnya…

Hiduplah seorang yang tamak dengan segala kekuatan yang ia miliki, ialah orang yang paling berkuasa, namun ia menentukan jalan yang salah, diceritakan bahwa ia telah membunuh 98 manusia.

Kehidupannya mulai terasa membosankan. Ketika semua orang menjauhi dan takut akan dirinya sehingga matanya mulai terbuka dengan yang namanya taubat, berkeliling-keliling mencari seseorang yang dapat menolongnya keluar dari lembah yang amat suram.

Suatu dikala ia bertemu dengan seseorang dan bertanya:

"Saya telah membunuh 98 manusia, apakah masih terbuka pintu taubat untuk saya?

"Tidak, engkau akan menjadi penghuni neraka yang kekal" jawabnya

Karena merasa terhina dengan jawabannya ia pun membunuh,sehingga 99 yang telah menjadi korbannya.

Ketika berjalan ia kembali bertemu dan hal yang terjadi pun sama, lengkap sudah ia telah membunuh 100 manusia..

Berjalan menelusuri gelap,menghadang segala rintangan berharap bertemu seseorang yang dapat memberi secercah keinginan di penguhujung usianya ..

Akhirnya ia bertemu seseorang, dan menanyakan "Saya telah membunuh 100 manusia, apakah masih ada pintu taubat untuk ku?”

"Tentu, Allah maha pemaaf, maha akseptor taubat, belum ada kata terlambat selagi kita bernapas. Temuilah Baginda Rasulullah, beliaulah yang akan memimpin jalanmu,, insyaaallah jikalau kau bersungguh-sungguh nirwana menanti kelak"

Dengan semangat ia pergi menemui Rasulullah, namun sejengkal dari setengah perjalanan malaikat maut tiba menjemput.

Subhanallah walhamdulillah wallahuakbar, setiap langkahnya dihitung sebagai amal ibadah Dan kematiannya yaitu selesai hayat khusnul khotimah..

Allah menyayangi hambanya yang bertaubat..

Setua apapun kita, belum terlambat untuk bertaubat.

Semuda apapun kita cepatlah bertaubat alasannya yaitu selesai hayat selalu mengintai

Kembalilah pada allah, Allah menunggu..

Datanglah dengan segala penyesalan biar kita ‘pergi’ dengan segala kenikmatan.. Aamiin. (*Penulis: Dini Lintau)

Tuesday, 4 September 2018

Pasti Dapat 16 Siswa Smpn 5 Batusangkar Lolos Ke Tamat Lomba Bidang Studi Sains

16 Siswa smpn 5 batusangkar lolos ke simpulan lomba bidang studi sains  - Sebanyak 16 Siswa SMPN 5 Batusangakar lolos ke babak simpulan dalam iven Pra-Olimpiade Sain Tingkat Sumatera Barat tahun 2019 di gedung SMAN 10 Padang, kemaren (12/01). Demikian gosip yang diperoleh matrapendidikan.com melalui akun WA Wali Murid Gen 15 SMPN 5 Batusangkar tadi pagi.

 batusangkar lolos ke simpulan lomba bidang studi sains PASTI BISA 16 Siswa SMPN 5 Batusangkar Lolos ke Final Lomba Bidang Studi Sains
Foto ilustrasi Siswa SMPN 5 batusangkar bersama guru pendamping lomba  (smpn5batusangkar.sch.id)

Iven yang diselenggarakan SMAN 10 Padang tersebut merupakan even tahunan dalam tajuk Tensai 9-th 2019 dan bekerja sama dengan Ganesha Operational Padang. Pelaksanaannya selama 2 hari yaitu  tanggal 12 dan 13 Januari 2019. Hari ini keenambelas siswa SMPN 5 Batusangkar akan bertarung mendapat daerah terbaik.

Tensai (Smanten Science Invitation) menjadi ajang pembekalan siswa Sekolah Menengah Pertama dan SMA/Sederajat se-Sumatera Barat untuk mengikuti Olimpiade Sains Kabupaten (OSK).

Keenambelas siswa tersebut tergabung dalam 4 Bidang Studi, yaitu Matematika, Fisika, Biologi dan IPS. Siswa yang berhasil lolos pada babak penyisihan tersebut masing-masing: Bidang Studi Matematika sebanyak 4 orang, yaitu :Aisyah Yulia Putri (Peringkat ke-2) Rafki Harzikra (10), M.Aghid A (16) Dzakki Aleza (19 ) dan Zakki Ramadhan (25). Sementara jumlah penerima sebanyak 263 siswa.

Untuk Bidang Studi Fisika, SMPN 5 batusangkar hanya meloloskan 1 orang siswa ke babak final, atas nama Fathiyyah Arafah A (Peringkat ke- 4) dari 64 peserta. Untuk Bidang Studi Biologi meloloskan 4 siswa, masing-masing : Muhammad Fadhil (Peringkat ke- 6), Ryan Reyhan Zukhri (16), Ihsanul Fikri A (17), dan Naufakl Laktu Mahesa (21) Jumlah penerima lomba sebanyak 234 siswa.

Sementara itu untuk Bidang Studi IPS, SMP Unggulan Tanah Datar ini meloloskan 5 siswa ke babak puncak. Kelima siswa tersebut yaitu Sulthannah Aqilah Alg (Peringkat ke- 5), Faiz Hamdi Isakha (9), Muhammad Fadhlan Hakim (10) Zilzilia Zaharani (13) dan Muhammad Rayhan Akbar (17) dengan jumlah penerima 166 siswa.

Kepala SMPN 5 Batusangkar Drs. Jalinus kepada admin matrapendidikan.com ketika berbincang-bincang di kediamannya Rambatan menyampaikan biar belum dewasa bersemangat mengikuti lomba meskipun ada diantaranya yang masih duduk dibangku kelas VII.  

Selamat berjuang di babak Final, semoga sukses membawa nama harum SMPN 5 Batusangkar.

Sunday, 2 September 2018

Pasti Dapat Menjadi Eksklusif Prestatif, Anak Muda Perlu Baca Kiat Ini!

Menjadi eksklusif prestatif, anak muda perlu baca kiat ini! - Siapa sih di dunia ini yang nggak mau jadi orang yang berprestasi? Menjadi eksklusif yang berprestasi merupakan harapan setiap orang. Kenapa tidak? Dengan prestasi yang diraih, kita bisa membahagiakan kedua orang tua. Dengan prestasi juga, bisa mengharumkan nama negeri.

dunia ini yang nggak mau jadi orang yang berprestasi PASTI BISA Menjadi Pribadi Prestatif, Anak Muda Perlu Baca Kiat Ini!
Ilustrasi menjadi eksklusif prestatif (pexels.com)

Bahkan dengan prestasi, kita bisa dikenal dan diperhatikan oleh banyak orang. Dengan prestasi, kita bisa mengelilingi dunia. Dan, dengan prestasi, kita bisa menjadi ide dan rujukan bagi semua orang.

Lalu, terlepas dari semua itu, apakah kita hanya akan berdiam diri menunggu prestasi tersebut tiba dengan sendirinya? Apakah kita hanya akan membiarkan harapan tersebut berlalu dimakan oleh waktu?

Tentu saja tidak! Atau, mungkin ada beberapa di antara kita yang tidak yakin akan kemapuan dirinya. Atau, ada juga yang merasa bahwa dirinya banyak mempunyai kelemahan dan keterbatasan sehingga merasa bahwa harapan tersebut hanyalah omong kosong belaka yang tak akan pernah menjadi kenyataan.

Perlu kita ketahui, bahwa kelemahan dan keterbatasan merupakan peluang yang sangat jago untuk meraih keberhasilan!

Mungkin banyak yang protes dan galau ya dengan pernyataan tersebut, kok bisa sih keterbatasan malah bikin peluang prestasi makin besar? Nah, jawabannya terkait dengan penyikapan yang positif. Jika keterbatasan disikapi dengan positif, maka dampaknya akan sangat luar biasa.

Lalu bagaimana kiat untuk bisa menjadi anak muda yang penuh prestasi? Nah, berikut akan dijabarkan satu per satu :

1. Keberanian untuk mencoba hal yang jago dan baru

Kita banyak menjumpai bawah umur muda yang belum apa-apa sudah minder duluan. Saat ada peluang dan momentum untuk berbuat sesuatu yang hebat, ketika ada momentum untuk berprestasi, ketika ada peluang untuk tampil, mereka malah rame-rame angkat tangan, nyerah sebelum bertanding. Mereka nggak punya kepercayaan diri yang baik. Belum apa-apa udah nyerah duluan. Padahal nyoba aja belum, udah bilang nggak bisa.

Anak-anak muda yang masa mudanya dipenuhi oleh prestasi ialah mereka yang selalu punya ketertarikan untuk mencoba peluang jago yang hadir didepan mata. Ia selalu memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk melejitkan prestasinya. Ada lomba ini, ia ikut. Ada peluang tampil, ia ambil. Ada kesempatan berguru hal baru, ia semangat menyambutnya.

Nah, jikalau sudah ada keberanian untuk mencoba hal-hal gres yang kita temui, biasanya akan muncul dan hadir momentum yang bakal melejitkan prestasinya.

2.Jangan gengsi mengerjakan hal yang baik

Aneh memang, berprestasi kok gengsi? Ada banyak banget anak muda yang gengsinya justru hadir pada hal-hal yang tidak tepat. Ada seorang mahasiswa yang disela-sela kuliahnya ia berjualan kopi keliling kampus. Lihat mahasiswa kayak gini bagaimana respons teman-temannya? 

Kebanyakan merasa kasihan. Kebanyakan mahasiswa lain justru gengsi ngerjain hal kayak gini. Padahal mahasiswa penjual kopi ini justru yang keren. Ia bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Sambil kuliah, ia berguru bisnis, berguru percaya diri, berguru ngilangin rasa aib yang nggak beralasan, berguru bekerja keras, dan berguru hidup mandiri. 

Hebatnya, penjual kopi ini benar-benar bisa membagi waktunya dengan hebat. Usahanya jalan, kuliahnya juga jalan. Dapet duit tambahan, nilai kuliahnya pun cukup membanggakan.

3.Targetkan mimpi yang muluk

Jangan mau jadi anak muda rata-rata. Yang prestasinya rata-rata, nilainya rata-rata, kontribusinya rata-rata, di organisasi kiprahnya rata-rata, penampilannya rata-rata, dan kreativitasnya pun juga rata-rata. Intinya, jadi orang rata-rata itu nggak enak. Beneran. Jarang dikenal. Jarang diperhatikan. Jarang membanggakan. Nggak bisa jadi inspirasi, dan bahkan susah diteladani.

Jadilah orang yang berbeda. Kalau nggak bisa jadi orang yang lebih hebat, jadilah orang yang unik dengan keunikan yang cerdas. Bukannya tampil beda dengan tampilan fisik yang serba heboh dan tak mengatakan kehebatan karakter. Tetapi, tampilkan keunikan yang patut untuk diapresiasi.

4.Miliki rasa keingintahuan yang tinggi pada hal yang mendekatkan pada Impian kita

Ingin jadi insinyur hebat, jangan merasa cukup dengan materi dikelas. Tapi temukan hal yang lebih dilapangan. Pelajari buku yang melebihi apa yang diajarkan. Ingin jadi apapun, miliki keingintahuan yang lebih. Karena dengan itu kita bisa menikmati proses pembelajaran dengan lebih baik.

5.Cerdaslah dalam bergaul

Prinsipnya, bertemanlah dengan siapapun, tapi pilih-pilihlah terhadap sahabat pergaulan. Intensnya pertemuan dan komunikasi bisa sangat memengaruhi huruf dan acara kita. 

Berkawanlah dengan orang-orang jago yang sangat cerdas mengatur waktunya, yang menjadi penyemangat kita untuk terus berprestasi, yang selalu jadi penasihat dikala kita salah, yang menjadi pendamping ketika persoalan menimpa, dan yang menjadi guru sekaligus mitra berguru yang baik.

Nah, begitulah ceritanya  5 kiat menjadi eksklusif prestatif. Kini tinggal praktiknya. (*Penulis : Fauzia)