KTSP berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan aktivitas pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang meliputi tiga domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus terintegrasi, serta sanggup menggambarkan kesesuaian dan kekhasan kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan penerima didik.
KTSP Dikelola dengan Mekanisme:
Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan berpusat pada kepentingan penerima didik dan lingkungannya.
Beragam dan terpadu
Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Menyeluruh dan berkesinambungan
Belajar sepanjang hayat
Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan kawasan untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
Kurikulum 2013 merupakan pengembangan kurikulum 2006
Kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dalam K-2006 secara terpadu dalam K-13 terjadi perubahan.
Fokus perubahan empat standar: Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses,dan Standar Penilaian
Konsekuensi: ada pembiasaan beban belajar, penguatan proses, pendalaman dan ekspansi materi, penataan teladan pikir, dan tata kelola
Mengembangkan keseimbangan antarapengembangan perilaku spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kolaborasi dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik
Sekolah merupakan bab dari masyarakat yang menunjukkan pengalaman berguru bersiklus dimana penerima didik menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar
Mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta menerapkannya dalam aneka macam situasi di sekolah dan masyarakat
Memberi waktu yang cukup leluasa untuk menyebarkan aneka macam sikap, pengetahuan, dan keterampilan
Kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran
Kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) kompetensi dasar, dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti
Kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar matapelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).
Revisi Penilaian Kelas Untuk SMP. Assessment is an integral component of any successful teaching effort.. students engage with subject matter based in part on their expectations about how their achievement will be evaluated. [M Lombardi, 2008]. “if you want to change student learning, then change the method of assessment.” [G Brown, et.al., 1997].
Prinsip Penilaian Mengukur capaian kompetensi siswa, Berdasar kriteria (criteria referenced), Berkelanjutan, untuk perbaikan dan peningkatan, Analisa untuk tindak lanjut pembelajaran, Sesuai pengalaman berguru siswa.
Penilaian satuan pendidikan: UTK kelas II, IV, VIII, XI, Ujian Sekolah
Penilaian eksternal (oleh Pemerintah/independent body) : UMTK kelas II, IV, VIII, XI (survey), UN (populasi)
Konsep penilaian
Penilaian dilakukan oleh pendidik baik selama proses pembelajaran (formative assessment) maupun final pembelajaran (summative assessment)
Tujuan penilaian: formatif (membentuk huruf dan perilaku, mengakibatkan pembelajar sepanjang hayat – to drive learning, terampil), diagnostik (melihat perkembangan siswa dan feedback-koreksi pembelajaran), serta mengukur achievement/capaian semoga sanggup dilakukan penilaian hasil pembelajaran
Ranah yang dinilai tidak hanya pengetahuan dan keterampilan, melainkan juga sikap dan sikap (attitude and behavior / penyesuaian dan pembudayaan)
Proses penilaian
lebih sederhana, terjangkau untuk dilakukan, tidak menjadi beban bagi guru/siswa, tetapi tetap mengutamakan prinsip dan kaidah penilaian
Penilaian yang dilakukan tidak hanya “assessment of learning” melainkan juga “assessment for learning” dan “assessment as learning”
Penilaian untuk mengetahui kesulitan berguru siswa sebagai dasar untuk melaksanakan perbaikan
Memungkinkan guru memakai isu kondisi siswa untuk pembelajaran
Formative assessment
Assessment as learning
Fokus pada pemantauan untuk meningkatkan pembelajaran siswa
Memungkinkan siswa untuk bercermin pada capaian dan kemajuan belajarnya sendiri serta menentukan sasaran belajarnya
Summative assessment
Assessment of learning
Menggambarkan capaian yang telah dicapai terhadap pola standar
Membantu guru untuk mengukur capaian siswa terhadap tujuan kompetensi dan standar yang ada
Penyempurnaan pada Penilaian Kelas
Kompetensi Inti
Penilaian Saat Ini
Penyempurnaan
Sikap Spiritual (KI-1) Sikap Sosial (KI-2)
Penilaian dilakukan pada setiap KD dengan memakai banyak sekali teknik (observasi, jurnal, penilaian diri, dan penilaian antar-teman)
KI-1 dan KI-2 tidak dinilai pada setiap KD, dinilai oleh guru berdasar observasi sikap dan sikap siswa sehari-hari dengan tujuan untuk menyebarkan sikap dan huruf (formatif), penilaian untuk laporan ditetapkan dalam rapat dewan guru.
Pengetahuan (KI-3) Keterampilan (KI-4)
Penilaian dilakukan untuk setiap KD dengan banyak sekali teknik: (1) Pengetahuan (Tes Tulis, Tes Lisan, Penugasan) dan (2) Keterampilan (Praktik, Projek, Portofolio). Adanya dikotomi penilaian otentik dan non-otentik
Guru dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan perihal banyak sekali teknik penilaian (beserta kekuatan dan kelemahan masing-masing) Guru diberi kebebasan menentukan teknik penilaian yang sesuai dengan karakteristik KD dan bahan pembelajaran Guru menyusun rencana penilaian yang sinkron dan menyatu dengan RPP Kombinasi banyak sekali teknik dan pendekatan penilaian untuk meningkatkan validitas pengukuran.
Aplikasi Raport Terbaru 2016 MI Mts dan MA. Bicara soal raport memang tidak ada habisnya alasannya tiap tahun selalu ada update terbaru, yang terperinci seiring dengan bergulirnya waktu.
Raport update terbaru entah itu 2016 2017 2017 2018 2019 atau 2020 sekalipun, selalu lebih memperlihatkan akomodasi dan kenyamanan bagi penggunanya, dalam hal ini guru kelas tentunya semua pihak terkait.
Aplikasi raport ini mungkin juga banyak di share diluar sana, tapi gak apa lah aku juga share di blog tercinta ini. File aplikasi raport ini aku peroleh waktu diajak ikut rapat kepala sekolah kemarin di kementerian agama, menyerupai biasa aku mendampingi kepala sekolah kemana pun beliau pergi tentunya dalam hal yang terkait dengan sekolah.
Oke, eksklusif di download ya aplikasinya dan agak sabar dong alasannya ada yang numpang lewat. Harap maklum, namanya nyari duit. hehe...
Pengembangan Laporan Hasil Belajar Peserta Didik intinya merupakan wewenang sekolah yang dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Namun demikian, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah memandang perlu disusunnya Buku Panduan Pengisian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik dan Model Laporan Hasil Belajar Peserta Didik SMP untuk membantu sekolah membuatkan Laporan Hasil Belajar Peserta Didik.
Buku Petunjuk Teknis Pengisian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik dan Model Laporan Hasil Belajar Peserta Didik SMP diperlukan sanggup membantu sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuatkan format Laporan Hasil Belajar Peserta Didik sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang sudah disusun sekolah.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 66 Tahun 2013 Bab II, Bagian E poin e nomor 1) dan 2) menyatakan bahwa evaluasi pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas laporan hasil evaluasi oleh pendidik yang berbentuk:
Nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil evaluasi kompetensi pengetahuan dan keterampilan termasuk evaluasi hasil pembelajaran tematik-terpadu.
Nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil evaluasi kompetensi pengetahuan dan keterampilan termasuk evaluasi hasil pembelajaran tematik-terpadu.
Deskripsi sikap, untuk hasil evaluasi kompetensi perilaku spiritual dan perilaku sosial.
Penilaian oleh pendidik dilaksanakan secara berkesinambungan (terus- menerus) untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan simpulan semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian oleh pendidik intinya dipakai untuk menilai pencapaian kompetensi penerima didik, dasar memperbaiki proses pembelajaran, dan materi penyusunan laporan kemajuan hasil mencar ilmu penerima didik.
Laporan hasil belajar penerima didik merupakan dokumen penghubung antara sekolah dengan orang renta penerima didik maupun dengan pihak-pihak lain yang berkepentingan untuk mengetahui kompetensi penerima didik. Oleh alasannya ialah itu, laporan hasil mencar ilmu penerima didik harus komunikatif, informatif, dan komprehensif (menyeluruh) sehingga sanggup menunjukkan citra mengenai hasil mencar ilmu penerima didik dengan terperinci dan gampang dimengerti.
Direktorat Pembinaan SMP Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, memandang perlu menerbitkan Buku Panduan Pengisian Laporan Hasil Belajar Peserta Didik yang di dalamnya disajikan Model Rapor SMP, Petunjuk Teknis Pengelolaan Penilaian, dan Petunjuk Teknis Pengisian Rapor. Hal ini dilakukan untuk membantu para guru dalam satuan pendidikan melakukan pengisian laporan hasil mencar ilmu penerima didik dalam bentuk rapor.
pelaksanaan evaluasi penerima didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan
pelaporan hasil evaluasi penerima didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.
... oleh pendidik berbentuk:
Nilai dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi untuk hasil evaluasi kompetensi pengetahuan serta keterampilan termasuk evaluasi hasil pembelajaran tematik-terpadu.
Deskripsi perilaku diberikan untuk hasil evaluasi kompetensi perilaku spiritual dan perilaku sosial.
Sebelumnya aku sudah share kisi-kisi UN PAI dan mapel umum untuk semua tingkatan sekolah, mulai Taman Kanak-kanak RA, SD MI, Sekolah Menengah Pertama MTs, MA Sekolah Menengan Atas SMK, SLB, Paket A, dan lainnya. Kali ini aku share contoh soal latihan UN untuk Sekolah Menengah Pertama MTs dan yang sederajat.
Jelas ini untuk siswa ya, untuk guru juga gak apa-apa. mungkin bisa menjadi pola dalam meningkatkan kualitas belajar, dan untuk mengetahui kemampuan dan kelemahan siswanya.
Ya sudah, pribadi download aja. aku mau tidur sudah ngantuk nih.
Silabus PAI Untuk MI MTs dan MA. Silabus ialah Rencana Pembelajaran untuk satu mata pelajaran di kelas
atau satu tema tertentu yang terdiri atas beberapa bahan pokok atau tema tertentu yang meliputi kompetensi inti, kompetensi dasar, bahan pokok, pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
Fungsi Silabus
Silabus merupakan rancangan minimal pembelajaran yang dijadikan dasar bagi guru untuk menyebarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang diubahsuaikan dengan kondisi sekolah, penerima didik, dan masyarakat yang dilayani oleh suatu satuan pendidikan.
Landasan Pengembangan Silabus
Silabus dikembangkan dari Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) untuk setiap mata pelajaran atau tema.
Dengan kata lain, silabus ialah rancangan sebuah rencana pembelajaran. Sedangkan RPP merupakan rincian pelaksanaan pembelajaran yang tertuang didalam silabus itu sendiri.
Penyusunan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah ini dilakukan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai dasar kreatifitas guru dalam mencapai sasaran hasil berguru siswa.
Pendidikan Agama Islam terdiri atas empat mata pelajaran, yaitu: al-Qur’an-Hadits, Aqidah-akhlak, fiqh, dan tarikh (sejarah) kebudayaan Islam. Masing-masing mata pelajaran tersebut intinya saling terkait, isi mengisi dan melengkapi.
Al-Qur’an-Hadis merupakan sumber utama fatwa Islam, dalam arti ia merupakan sumber akidah-akhlak, syari’ah/fikih (ibadah, muamalah), sehingga kajiannya berada di setiap unsur tersebut.
Akidah (ushuluddin) atau keimanan merupakan akar atau pokok agama. Syariah/fikih (ibadah, muamalah) dan susila bertitik tolak dari akidah, yakni sebagai manifestasi dan konsekuensi dari aqidah (keimanan dan keyakinan hidup).
Syari’ah/fikih merupakan sistem norma (aturan) yang mengatur korelasi insan dengan Allah, sesama insan dan dengan makhluk lainnya. Akhlak merupakan aspek perilaku hidup atau kepribadian hidup manusia, dalam arti bagaimana sistem norma yang mengatur korelasi insan dengan Allah (ibadah dalam arti khas) dan korelasi insan dengan insan dan lainnya (muamalah) itu menjadi perilaku hidup dan kepribadian hidup insan dalam menjalankan sistem kehidupannya (politik, ekonomi, sosial, pendidikan, kekeluargaan, kebudayaan/seni, iptek, olahraga/kesehatan, dan lain-lain) yang dilandasi oleh doktrin yang kokoh.
Sedangkan tarikh (sejarah) kebudayaan Islam merupakan perkembangan perjalanan hidup insan muslim dari masa ke masa dalam perjuangan bersyariah (beribadah dan bermuamalah) dan berakhlak serta dalam membuatkan sistem kehidu¬pannya yang dilandasi oleh akidah.
Walaupun pelajaran tersebut saling berkaitan satu sama lain, namun mempunyai karakteristik sendiri-sendiri.
Al-Qur’an-Hadis, menekankan pada kemampuan baca tulis yang baik dan benar, memahami makna secara tekstual dan kontekstual, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Aspek doktrin menekankan pada kemampuan memahami dan mempertahankan keyakinan/keimanan yang benar serta menghayati dan mengamalkan nilai-nilai al-asma’ al-husna. Akhlak menekankan pada adaptasi untuk melakukan susila terpuji dan menjauhi susila tercela dalam kehidupan sehari-hari.
Aspek Fikih menekankan pada kemampuan cara melakukan ibadah dan muamalah yang benar dan baik.
Sedangkan aspek Tarikh & kebudayaan Islam menekankan pada kemampuan mengambil ibrah dari peristiwa-peristiwa bersejarah (Islam), meneladani tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, ipteks dan lain-lain untuk membuatkan kebudayaan dan peradaban Islam.
Silabus Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Menengah Pertama dan SMA. Silabus merupakan rancangan minimal pembelajaran yang dijadikan dasar bagi guru untuk membuatkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang diadaptasi dengan kondisi sekolah, akseptor didik, dan masyarakat yang dilayani oleh suatu satuan pendidikan.
Sehingga sanggup sinergi antara pihak sekolah dengan masyarakat alasannya yaitu inti dari tujuan kurikulum 2013 yaitu untuk membina huruf bangsa melalui akseptor didik yang menjadi generasi penerus bangsa.
Pengisian Kolom Silabus
a. Identitas mata pelajaran Diisi dengan nama mata pelajaran. Untuk Sekolah Menengan Atas ditambahkan dengan status mata pelajaran yaitu mata pelajaran wajib (untuk SMA/SMK) dan mata pelajaran Kelompok Peminatan
b. Kompetensi Inti Kompetensi Inti diisi dengan Kompetensi Inti yang sudah ditetapkan untuk masing-masing sekolah dan kelas
c. Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar diisi dengan Kompetensi dasar yang telah dikembangkan. Terdiri atas KD-1 ditulis 1.1 , KD-2 ditulis 2.1, KD-3 ditulis 3.1, KD-4 ditulis 4.1. KD-3 dan KD-4 diisi yang mempunyai bahan sama selalu dituliskan berurutan dalam kotak untuk yang sama untuk satu bahan pokok atau tema
d. Materi Pokok/Tema Dalam kolom Materi Pokok dicantumkan nama/label bahan pokok. Nama/label bahan pokok ditentukan pengembang silabus menurut penamaan yang biasa di mata pelajaran tersebut menyerupai nama konsep atau peristiwa. Satu bahan pokok dikembangkan dari satu atau lebih KD 3
e. Pembelajaran Kolom Pembelajaran merupakan rincian aktivitas berguru dari mengamati, menanya, mengumpulkan data/mengeksperimenkan/mengeksplorasikan, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan untuk setiap bahan pokok atau tema.
Rincian aktivitas tersebut haruslah terkait dengan isi dari Materi Pokok tapi harus memberi kesempatan kepada guru untuk mengembangkannya lebih rinci dalam RPP.
Rincian Pembelajaran perlu memperhatikan kondisi sekolah dan guru di seluruh tanah air dengan keterbatasan yang mereka miliki dalam guru dan fasilitas
f. Penilaian Kolom evaluasi diisi dengan rincian alat evaluasi hasil belajar yang akan dipakai sesuai dengan jenis bahan hasil belajar menyerupai fakta, konsep, prosedur, sikap, dan sebagainya.
Pengembang silabus perlu memikirkan alat evaluasi hasil berguru mana yang paling sesuai untuk mendapat warta yang sahih dari hasil belajar
Banyaknya instrumen evaluasi yang dipakai ditentukan menurut jenis bahan hasil berguru dan kemudahan pengembangan alat evaluasi hasil belajar
Setiap mata pelajaran sanggup menentukan dan menambah alat evaluasi hasil berguru dari yang tercantum dalam kolom Penilaian
g. Alokasi Waktu Alokasi Waktu ditentukan menurut pertimbangan mengenaibeban berguru yang dibutuhkan akseptor didik untuk mempelajari isi dari suatu bahan pokok. Dalam pertimbangan mengenai beban berguru perlu diperhatikan bahwa proses pembelajaran memerlukan waktu yang cukup bagi akseptor didik untuk mencari dalam bentuk mengamati, bertanya, mengumpulkan warta (eksplorasi/eksperimen atau bentuk lain).
Mengolah warta dalam bentuk mengasosiasikan data temuan dari aktivitas mengumpulkan informasi, mengkomunikasikan hasil dari aktivitas mengasosiasi dalam bentuk tulisan, lisan, media lain.
Kegiatan-kegiatan tersebut memerlukan waktu yang panjang dan masuk dalam pertimbangan dikala menentukan alokasi waktu.
Kolom Alokasi waktu ditulis dengan jumlah ahad yang dibutuhkan untuk mempelajari isi bahan pokok menurut jam pelajaran yang tercantum dalam struktur kurikulum. Jam pelajaran tersebut yaitu satuan yang tetap.
Bentuk penulisan 2 mg X 4 jp dan artinya bahan pokok tersebut dirancang untuk dipelajari akseptor didik selama 2 (dua) ahad dan setiap ahad 4 (empat) jam pelajaran. Alokasi waktu jam pelajaran efektif 35 s.d. 36 ahad per tahun.
h. Sumber Belajar Kolom sumber berguru memuat sumber yang minimal harus dipelajari akseptor didik dan dipakai guru. Oleh alasannya yaitu itu dalam menentukan sumber berguru harus dipertimbangkan kondisi sekolah di seluruh tanah air. Buku pelajaran yang diterbitkan pemerintah yaitu buku stadar yang harus digunakan, ditambah dengan sumber lain dalam banyak sekali jenis dan bentuk.
Aplikasi Raport Tematik MI MTs MA. Seperti kemarin aku buat artikel perihal contoh buku raport k13.
Dengan adanya aplikasi raport ini anda dapat dengan gampang memindahkan nilai ke buku raport tersebut, atau dapat juga anda pribadi cetak dari aplikasi ini.
Aplikasi ini tidak ada protek sama sekali, sehingga anda lebih leluasa untuk melaksanakan editing. Hanya saja jangan hingga merubah kolom yang sudah ada formula atau rumus supaya tidak terjadi error pada kolom tersebut.
Saran saya, sebaiknya anda menyimpan arsip aplikasi ini (belum terisi). Sehingga bila dikemudian hari aplikasi yang anda isi error, masih ada cadangan untuk menyalin ke yang baru.
Contoh Administrasi Kepala Sekolah SD MI Sekolah Menengah Pertama MTs MA ini saya bagikan kepada anda semua dalam bentuk format ms word yang sanggup anda edit sesuai kebutuhan dan impian masing-masing sebagai kelengkapan dokumen kepala sekolah / madrasah yang pastinya diharapkan pada ketika mengikuti jadwal akreditasi.
Semua aktivitas yang dilakukan di sekolah itu sering disebut aktivitas administrasi. Dalam manajemen Kepala Sekolah, pencatatan data dikelompokkan menjadi :
Administrasi pengajaran.
Administrasi kesiswaan.
Administrasi kepegawaian.
Administrasi keuangan.
Administrasi perlengkapan/barang.
Dengan ringkas sanggup disebutkan, tujuan penulisan pedoman manajemen ini yakni :
Menjabarkan secara operasional aktivitas manajemen pendidikan yang tercantum dalam buku pedoman manajemen dan supervisi.
Menjadi pegangan bagi kepala sekolah, guru, dan tenaga lainnya.
Menyeragamkan sistem pelatihan manajemen sekolah
Disadari bahwa masih banyak yang harus diperbaiki dan dilengkapi, semoga sanggup memenuhi kebutuhan pembinaan. Untuk itu pedoman ini sanggup dijabarkan lagi sesuai dengan jenis dan kebutuhan sekolah masing-masing.
Administrasi pengajaran
Daftar pembagian kiprah mengajar bagi guru
Buku investigasi persiapan mengajar
Buku penyelesaian perkara di sekolah
Buku hubungan kemasyarakatan
Persiapan mengajar
Buku jadwal bimbingan
Buku pencapaian sasaran dan daya serap kurikulum
Daftar penyerahan buku nilai hasil belajar
Buku kunjungan pengawas ke sekolah
Buku pengaduan, masukan, kritik, dan saran
Buku notulen rapat guru/komite
Buku ekspedisi
Buku tamu umum
Buku tamu khusus
Buku supervisi kelas
Administrasi kesiswaan
Formulir registrasi siswa baru
Buku calon penerima didik baru
Buku penerima didik baru
Buku klapper (buku daftar nama siswa menurut abjad)
Papan bolos harian siswa
Papan rekapitulasi ketidakhadiran harian siswa
Buku rekap mutasi siswa
Pendaftaran masuk sma/ma/smk
Buku kenaikan kelas
Buku prestasi siswa akademik / non akademik
Administrasi kepegawaian
Buku catatan evaluasi pegawai negeri sipil
Buku diklat/penataran
Buku penghargaan
Buku seminar/lokakarya
Buku izin keluar pegawai/guru
Buku piket guru
Administrasi keuangan
Buku kas umum
Buku kas pembantu
Rencana pelaksanaan pembelajaran
Surat permohonan pindah sekolah
Surat keterangan pindah sekolah
Surat keterangan telah mendapatkan siswa pindahan
Buku keadaan barang inventaris lainnya
Berkas lainnya
Daftar hasil ujian final madrasah berstandar nasional
Daftar rekapiltulasi kenaikan kelas / kelulusan
Buku penyerahan laporan evaluasi hasil berguru ( raport)
Selain berisi deskripsi Kompetensi Dasar, dokumen ini berisi pula Kompetensi Inti dan Struktur Kurikulum. Kompetensi Dasar dikembangkan dari Kompetensi Inti, sedangkan pengembangan Kompetensi Inti mengacu pada Struktur Kurikulum.
Kompetensi Inti merupakan kompetensi yang mengikat banyak sekali Kompetensi Dasar ke dalam aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dipelajari penerima didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran.
Kompetensi Inti harus dimiliki peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran siswa aktif. Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas.
Contoh dokumen KI-KD ini juga lengkap untuk semua tingkatan SD MI Sekolah Menengah Pertama MTs MA Sekolah Menengan Atas di semua kelas. Termasuk mapel PAI dan bahasa arab.
Setelah sebelumnya membagikan Aplikasi buku induk siswa SD MI, saatnya akan membagikan Aplikasi Buku Induk Siswa Untuk Sekolah Menengah Pertama MTs yang dapat anda download secara gratis. Aplikasi buku induk siswa ini merupakan kumpulan semua data siswa, baik kemenag ataupun diknas.
Aplikasi Buku Induk Siswa Excel Untuk Sekolah Menengah Pertama MTs ini mempunyai fitur yang sama dengan Aplikasi buku induk siswa SD MI, hanya saja beda kelas (1-6 dan 1-3). yaitu:
Buku induk nilai siswa kelas 1 - 6 semester 1 dan 2 yang disajikan terpisah
Rekap nilai UN / Ujian tamat / UM / US
Rekap mutasi siswa
Rekap data orang renta siswa
Rekap nomor ijazah
Data prestasi siswa
Cetak halaman 1 dan 2
Dan masih banyak lagi
Oleh alhasil sebelum anda menggukan aplikasi buku induk siswa ini, sebaiknya anda perhatikan cara menjadi pengguna yang baik:
Jangan menambah sheet apapun untuk mencegah error
Pada sheet identitas siswa, silahkan hapus dan edit dengan data siswa di sekolah anda. Maka no urut. nomor induk, dan nama siswa yang ada pada sheet lain akan terisi otomatis.
Selanjutnya anda tinggal mengisi pada kolom yang berwarna putih. Seperti isian nilai hasil belajar, nilai ijazah, dll.
Semua sheet sengaja aku protect untuk mencegah error pada formula atau rumus yang sudah ada, sehingga anda nyaman memakai aplikasi ini.
Harapan saya, bila anda ingin mempublikasikan aplikasi ini di blog anda, harap mencantumkan link sumbernya.
Contoh Silabus PAI Sekolah Menengah Pertama Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013. Silabus pendidikan agama islam (PAI) berkarakter kurikulum 2013 kelas VII, VIII, dan IX untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) semester 1 dan 2 (semester ganjil dan genap). Silabus merupakan perangkat mencar ilmu yang mengacu pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau sanggup dikatakan jelmaan RPP. Silabus ialah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang meliputi standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok / pembelajaran, acara pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber / materi / alat belajar.
Contoh Silabus PAI Sekolah Menengah Pertama Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013 semester 1 dan 2 ini sangat penting sebagai pedoman acara mencar ilmu mengajar di sekolah menengah pertama (SMP) mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) dengan memakai pendekatan tematik kurikulum berkarakter 2013.
Perlu diketahui bahwa Contoh Silabus PAI Sekolah Menengah Pertama Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013 ini saya dapatkan dari hasil rapat pelatihan kurikulum di kementerian agama kabupaten pamekasan penggalan pendidikan madrasah (PendMa) bukan hasil download dari web / blog lain. Namun tidak menuntut kemungkinan adanya kesamaan kata / isi materi sebab memakai satu pedoman kurikulum berkarakter 2013.
Dan disini saya hanya ingin membagikan Contoh Silabus PAI Sekolah Menengah Pertama Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013 kepada anda semua para sobat guru yang mungkin membutuhkan sebagai pedoman pembelajaran di sekolah menengah pertama (SMP) saja, bukan Madrasah Tsnawiyah (MTs). Karena mata pelajaran PAI di Madrasah Tsnawiyah (MTs) memuat beberapa mapel menyerupai Aqidah akhlak, al-Quran Hadits, Bahasa Arab, Fiqih, SKI.
Oke, demikian saja membagikan Contoh Silabus PAI Sekolah Menengah Pertama Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013 ini supaya sanggup membantu. Selanjutnya silahkan anda download filenya pada link dibawah ini. Wassalam...
Lengkap Contoh KI KD Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 7 8 9 Kurikulum 2013. Kompetensi inti dan kompetensi dasar (KI-KD) untuk kelas 1 2 3 sekolah menengah pertama (SMP) / Madrasah tsanawiyah (MTs) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti , Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika , Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
Kompetensi Dasar diharapkan untuk mendukung pencapaian kompetensi lulusan melalui Kompetensi Inti. Selain itu, Kompetensi Dasar diorganisir ke dalam banyak sekali mata pelajaran yang pada gilirannya berfungsi sebagai sumber kompetensi. Kompetensi Inti bukan untuk diajarkan melainkan untuk dibuat melalui pembelajaran banyak sekali kompetensi dasar dari sejumlah mata pelajaran yang relevan. Dalam hal ini mata pelajaran diposisikan sebagai sumber kompetensi.
Rumusan Kompetensi Inti ini memakai notasi:
KI-1 untuk Kompetensi Inti perilaku spiritual
KI-2 untuk Kompetensi Inti perilaku sosial
KI-3 untuk Kompetensi Inti pengetahuan
KI-4 untuk Kompetensi Inti keterampilan
Dalam mendukung Kompetensi Inti, capaian pembelajaran mata pelajaran diuraikan menjadi kompetensi-kompetensi dasar. Pencapaian Kompetensi Inti yaitu melalui pembelajaran kompetensi dasar yang disampaikan melalui mata pelajaran. Rumusannya dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik penerima didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. Sebagai pendukung pencapaian Kompetensi Inti, kompetensi dasar dikelompokkan menjadi empat sesuai dengan rumusan Kompetensi Inti yang didukungnya, yaitu:
Kelompok kompetensi dasar perilaku spiritual (mendukung KI-1) atau kelompok 1,
Kelompok kompetensi dasar perilaku sosial (mendukungKI-2) atau kelompok 2,
Kelompok kompetensi dasar pengetahuan (mendukung KI-3)atau kelompok 3, dan
Kelompok kompetensi dasar keterampilan (mendukung KI-4).atau kelompok 4.
Uraian kompetensi dasar yang rinci ini yaitu untuk memastikan bahwa capaian pembelajaran tidak berhenti hingga pengetahuan saja, melainkan harus berlanjut ke keterampilan, dan bermuara pada sikap. Melalui Kompetensi Inti, tiap mata pelajaran ditekankan bukan hanya memuat kandungan pengetahuan saja, tetapi juga memuat kandungan proses yang mempunyai kegunaan bagi pembentukan keterampilannya. Selain itu juga memuat pesan perihal pentingnya memahami mata pelajaran tersebut sebagai bab dari pembentukan sikap. Hal ini penting mengingat kompetensi pengetahuan sifatnya dinamis alasannya yaitu pengetahuan masih selalu berkembang.
Demikian membagikan file Download Contoh KI KD Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 7 8 9 lengkap untuk Semua Mapel Kurikulum 2013 yang bisa anda pada link diatas.
Contoh SKL SK KD PAI dan Arab MTs Kurikulum 2013 Terbaru. Standar kompetensi lulusan (SKL) dan standar kompetensi kompetesi dasar (SK-KD) mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) dan bahasa arab untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) kurikulum 2013. Untuk mapel PAI meliputi aqidah akhlak, al-quran hadits, fiqih, dan SKI (sejarah kebudayaan islam).
Penyusunan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Tsanawiyah ini dilakukan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai dasar kreatifitas guru dalam mencapai sasaran hasil mencar ilmu siswa.
Contoh SKL SK KD PAI dan Arab MTs Kurikulum 2013 Terbaru ini harus dimiliki oleh para sobat guru untuk memilih pencapaian hasil mencar ilmu siswa selama mengikuti acara mencar ilmu mengajar di Madrasah Tsanawiyah. Semuanya dapat anda download pada link yang ada dibawah artikel.
Dengan membagikan file Download Contoh SKL SK KD PAI dan Arab MTs Kurikulum 2013 Terbaru ini, agar dapat membantu para guru PAI dan bahasa arab untuk dipakai sebagai rujukan yang dapat di edit sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Unduh pada link dibawah ini:
Silabus mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) aku bagikan untuk para teman guru yang mungkin membutuhkan, Contoh Silabus ini untuk sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 7 atau kelas 1 dengan memakai pendekatan Kurikulum berkarakter 2013 dimana kurikulum 2013 yang sempat tidak boleh oleh Kemendikbud, kini sebagian sekolah / madrasah sudah mulai melaksanakan uji coba penerapan kurikulum tersebut secara perlahan.
Contoh Silabus IPS Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini aku peroleh dari para teman guru disekolah daerah aku bekerja, jadi bukan hasil download sana sini. Namun tidak sanggup dipungkiri kalau memang ada kesamaan bahan alasannya yaitu memakai satu pedoman kurikulum nasional.
Silabus ini sangat diharapkan dalam pelaksanaan acara berguru mengajar sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah disusun / ditetapkan dalam pedoman penyusunan RPP kurikulum 2013.
Demikian saja dari perihal Download Contoh Silabus IPS Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini agar sanggup membantu meringankan para teman guru yang membutuhkan. Selanjutnya silahkan download pada link dibawah ini:
Silabus mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) aku bagikan untuk para teman guru yang mungkin membutuhkan, Contoh Silabus ini untuk sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 9 atau kelas 3 dengan memakai pendekatan Kurikulum berkarakter 2013 dimana kurikulum 2013 yang sempat dilarang oleh Kemendikbud, kini sebagian sekolah / madrasah sudah mulai melaksanakan uji coba penerapan kurikulum tersebut secara perlahan.
Contoh Silabus IPS Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 ini aku peroleh dari para sobat guru disekolah kawasan aku bekerja, jadi bukan hasil download sana sini. Namun tidak sanggup dipungkiri jikalau memang ada kesamaan bahan alasannya memakai satu pedoman kurikulum nasional.
Silabus ini sangat diharapkan dalam pelaksanaan aktivitas mencar ilmu mengajar sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah disusun / ditetapkan dalam pedoman penyusunan RPP kurikulum 2013.
Demikian saja dari wacana Download Contoh Silabus IPS Sekolah Menengah Pertama MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 ini biar sanggup membantu meringankan para teman guru yang membutuhkan. Selanjutnya silahkan download pada link dibawah ini:
Penilaian Kompetensi Sikap Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu atau objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sikap sanggup dibentuk, sehingga terjadi sikap atau tindakan yang diinginkan. Kompetensi sikap yang dimaksud dalam panduan ini yakni ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang dan diwujudkan dalam perilaku.
Penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur sikap penerima didik sebagai hasil dari suatu acara pembelajaran. Penilaian sikap juga merupakan aplikasi suatu standar atau sistem pengambilan keputusan terhadap sikap. Kegunaan utama penilaian sikap sebagai bab dari pembelajaran yakni refleksi (cerminan) pemahaman dan kemajuan sikap penerima didik secara individual.
Cakupan Penilaian Pencapaian Kompetensi Sikap
Kurikulum 2013 membagi kompetensi sikap menjadi dua, yaitu sikap spiritual yang terkait dengan pembentukan penerima didik yang beriman dan bertakwa, dan sikap sosial yang terkait dengan pembentukan penerima didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sikap spiritual sebagai perwujudan dari menguatnya interaksi vertikal dengan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan sikap sosial sebagai perwujudan eksistensi kesadaran dalam upaya mewujudkan harmoni kehidupan.
Pada jenjang SMP/MTs, kompetensi sikap spiritual mengacu pada KI-1: Menghargai dan menghayati anutan agama yang dianutnya, sedangkan kompetensi sikap sosial mengacu pada KI-2: Menghargai dan menghayati sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Penilaian pencapaian kompetensi pengetahuan merupakan bab dari penilaian pendidikan. Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 66 Tahun 2013 perihal Standar Penilaian Pendidikan dijelaskan bahwa penilaian pendidikan merupakan proses pengumpulan dan pengolahan warta untuk mengukur pencapaian hasil berguru penerima didik yang mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan simpulan semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/madrasah. Penilaian hasil berguru penerima didik meliputi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga sanggup dipakai untuk memilih posisi relatif setiap penerima didik terhadap standar yang telah ditetapkan.
Adapaun penilaian pengetahuan sanggup diartikan sebagai penilain potensi intelektual yang terdiri dari tahapan mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi (Anderson & Krathwohl, 2001). Seorang pendidik perlu melaksanakan penilaian untuk mengetahui pencapaian kompetensi pengetahuan penerima didik. Penilaian terhadap pengetahuan penerima didik sanggup dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. Kegiatan penilaian terhadap pengetahuan tersebut sanggup juga dipakai sebagai pemetaan kesulitan berguru penerima didik dan perbaikan proses pembelajaran. Pedoman penilaian kompetensi pengetahuan ini dikembangkan sebagai acuan teknis bagi pendidik untuk melaksanakan penilaian sebagaimana dikehendaki dalam Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 perihal Standar Penilaian Pendidikan dalam lampirannya menuliskan bahwa untuk semua mata pelajaran di SMP, Kompetensi Inti yang harus dimiliki oleh penerima didik pada ranah pengetahuan yakni memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) menurut rasa ingin tahunya perihal ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait fenomena dan insiden tampak mata.
a.Pengetahuan Faktual
Pengetahuan faktual berisi konvensi (kesepakatan) dari elemen-elemen dasar berupa istilah atau simbol (notasi) dalam rangka memperlancar pembicaraan dalam suatu bidang disiplin ilmu atau mata pelajaran (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Pengetahuan faktual meliputi aspek-aspek pengetahuan istilah, pengetahuan khusus dan elemen-elemennya berkenaan dengan pengetahuan perihal peristiwa, lokasi, orang, tanggal, sumber informasi, dan sebagainya. Sebagai teladan dari pengetahuan faktual yakni sebagai berikut:
pengetahuan perihal langit, bumi, dan matahari;
pengetahuan perihal fakta-fakta mengenai kebudayaan dan pranata sosial;
pengetahuan perihal karya tulis ilmiah dalam bentuk buku dan jurnal;
pengetahuan perihal simbol-simbol dalam peta;
pengetahuan perihal matahari yang mengeluarkan sinar panas;
pengetahuan perihal fakta-fakta yang penting dalam bidang kesehatan;
pengetahuan perihal desa dan kota;
pengetahuan perihal bola dan bentuk peralatan olahraga lainnya;
pengetahuan perihal banyak sekali tindakan kriminal di masyarakat;
lambang-lambang dalam matematika
pengetahuan perihal banyak sekali bentuk lukisan yang dipamerkan.
b.Pengetahuan Konseptual
Pengetahuan konseptual memuat pandangan gres (gagasan) dalam suatu disiplin ilmu yang memungkinkan orang untuk mengklasifikasikan sesuatu objek itu teladan atau bukan contoh, juga mengelompokkan (mengkategorikan) banyak sekali objek. Pengetahuan konseptual meliputi prinsip (kaidah), hukum, teorema, atau rumus yang saling berkaitan dan terstruktur dengan baik (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Pengetahuan konseptual meliputi pengetahuan penjabaran dan kategori, pengetahuan dasar dan umum, pengetahuan teori, model, dan struktur. Contoh pengembangan konsep yang relevan contohnya sebagai berikut:
pengetahuan perihal teori evolusi dan rotasi bumi;
pengetahuan perihal macam-macam kekerabatan interaksi dan sistem sosial;
pengetahuan perihal struktur kalimat yang benar dan bagian-bagiannya;
pengetahuan perihal fungsi peta dalam geografi;
pengetahuan perihal hukum-hukum fisika dasar;
pengetahuan perihal makanan sehat;
pengetahuan perihal prinsip-prinsip pemerintahan desa;
pengetahuan perihal prinsip-prinsip pertandingan dan perlombaan dalam olahraga;
pengetahuan perihal dasar-dasar pengembangan huruf mulia;
pengetahuan perihal penjumlahan dan pengurangan;
pengetahuan perihal prinsip-prinsip dasar melukis.
c. Pengetahuan Prosedural
Pengetahuan prosedural yakni pengetahuan perihal bagaimana urutan langkah-langkah dalam melaksanakan sesuatu. Pengetahuan prosedural meliputi pengetahuan dari umum ke khusus dan algoritma, pengetahuan metode dan teknik khusus dan pengetahuan kriteria untuk memilih penggunaan mekanisme yang sempurna (Anderson, L. & Krathwohl, D. 2001). Contoh pengetahuan prosedural antara lain sebagai berikut:
pengetahuan perihal mekanisme pemanfaatan panas matahari sebagai sumber tenaga;
pengetahuan perihal mekanisme pendirian organisasi sosial;
pengetahuan perihal mengartikan kata yang didasarkan pada analisis struktur kalimat;
pengetahuan perihal langkah-langkah pembuatan gambar peta;
pengetahuan perihal pola makan yang baik dan sehat;
pengetahuan perihal tata cara pemilihan kepala desa;
pengetahuan perihal langkah-langkah yang benar dalam start pada nomor lari dan nomor jalan;
pengetahuan perihal langkah-langkah pengembangan huruf mulia bagi penerima didik di sekolah;
pengetahuan perihal langkah-langkah penjumlahan bilangan yang terdiri atas tiga angka;
pengetahuan perihal teknik-teknik penerapan dan pembuatan karya lukis memakai cat air di atas kanvas.
Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian pencapaian kompetensi keterampilan merupakan penilaian yang dilakukan terhadap penerima didik untuk menilaisejauh mana pencapaian SKL, KI, dan KD khusus dalam dimensi keterampilan. SKL dimensi keterampilan untuk satuan pendidikan tingkat SMP/MTs/SMPLB/Paket B yakni lulusan mempunyai kualifikasi kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah aneh dan konkret sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain sejenis (Permendikbud 54 tahun 2013 perihal SKL).SKL ini merupakan tagihan kompetensi minimal sehabis penerima didik menempuh pendidikan selama 3 tahun atau lebih dan dinyatakan lulus.
Cakupan penilaian dimensi keterampilan meliputi keterampilan penerima didik yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori. Keterampilan ini meliputi: keterampilan mencoba, mengolah, menyaji, dan menalar. Dalam ranah konkret keterampilan ini meliputi acara menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat.Sedangkan dalam ranah abstrak, keterampilan ini meliputi acara menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang.
Itulah artikel membuatkan dari perihal Pedoman Penilaian Kompetensi Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan. Dan kalau ingin mempunyai dokument ini, bisa anda download pada link di bawah ini:
Bimbingan dan konseling yakni upaya pemberian santunan kepada akseptor didik dengan membuat lingkungan perkembangan yang kondusif, dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, supaya akseptor didik sanggup memahami dirinya sehingga sanggup mengarahkan diri dan sanggup bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan tugas-tugas perkembangan. Upaya santunan ini dilakukan secara berkala dan sistematis untuk semua akseptor didik menurut identifikasi kebutuhan mereka, pendidik, institusi dan cita-cita orang bau tanah dan dilakukan oleh seorang tenaga profesional bimbingan dan konseling yaitu konselor.
Contoh Administrasi Lengkap Bimbingan Konseling ini sanggup dipakai untuk semua tingkatan sekolah / madrasah menyerupai SD/MI, SMP/MTs, atau MA/SMA dan lain-lain.
Isi dokumen Contoh Administrasi Bimbingan Konseling ini meliputi:
laporan semester ganjil/genap
laporan penilaian pelaksanaan BK
prosentase absen
format studi kasus
daftar catatan pelanggaran
catatan observasi siswa
kartu komunikasi
laporan ketidakhadiran siswa
program kerja BK
rencana operasional acara layanan BK
contoh acara layanan
teknik pelaksanaan BK
pembagian kiprah bimbingan kelas petugas BK
contoh laporan kunjungan rumah.
Semuanya sanggup anda lihat tayangan berikut ini:
Demikian saja artikel menyebarkan dari wacana Contoh Administrasi Lengkap Bimbingan Konseling SD Sekolah Menengah Pertama SMA. Dan sanggup anda download pada link dibawah ini:
Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) kurikulum 2016 terbaru revisi 2016 untuk sekolah menengah pertama (SMP) atau madrasah tsanawiyah (MTs) ini terdiri dari mata pelajaran (mapel); Agama dan kebijaksanaan pekerti, Bhs Indonesia, pendidikan kewarganegaraan (PKn), Matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA), ilmu pengetahuan sosial (IPS), Bhs Inggris, Seni Budaya dan keterampilan, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), dan Prakarya. Yang semuanya berbentuk format MS Word sehingga gampang untuk melaksanakan editing menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah / madrasah.
Tujuan kurikulum meliputi empat kompetensi, adalah (1) kompetensi perilaku spiritual, (2) perilaku sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Saya rasa cukup demikian dari perihal Contoh KI KD Sekolah Menengah Pertama MTs Kurikulum 2013 Revisi 2016, biar dapat menunjukkan manfaat untuk kita semua. Selanjutnya dapat anda unduh pada link dibawah ini;