Monday, 14 October 2019

Jadi Bakir Pemanfaatan Fungsi Tombol Sajian Microsoft Office Word


Pengolah Kata/Dokumen (Word processor) ialah aplikasi untuk mengolah dokumen yang didominasi oleh teks. Dokumen berbeda dengan teks biasa lantaran dalam dokumen teks disimpan “isi” teksnya dan juga penampilan, dan strukturnya (seperti isi “buku”). Word pada awalnya hanya bisa memproses teks, namun pada ketika kini juga bisa memproses tabel, gambar dan sebagainya tergantung jenisnya.

Pengolah kata ialah satu aplikasi yang paling banyak digunakan di lingkungan komputer pribadi. Secara umum, pengolah kata menyediakan fungsi untuk pengelolaan dokumen. Mulai dari pembuatan, penyimpanan hingga dengan reproduksinya dalam bentuk cetakan (hard copy). Komputer dan pengolah kata berfungsi sebagai mesin ketik. Tentu saja kita sanggup menggunakan komputer sebagai alat produksi dan pengelolaan dokumen menyerupai halnya mesin ketik saja, atau menggunakannya sebagai pemproses dokumen yang memiliki kelebihan lain.

Beberapa penggunaan pengolah kata dijelaskan pada cuilan berikut:

Sebagai mesin ketik biasa


Pengguna mengetik, mencetak dan menyimpan dokumen. Bedanya dengan mesin ketik biasa ialah satu dokumen sanggup direproduksi berkali-kali (dengan dicetak). Selain itu, koreksi kesalahan menjadi simpel lantaran tidak memerlukan pengetikan ulang lantaran pergantian posisi huruf. Dalam tingkatan ini, aplikasi pemproses kata paling sederhana tersedia sebagai “accessories” di lingkungan Windows, yaitu berupa NotePad

Mesin ketik “Plus”


Penolong mencari kata tertentu atau mengganti kata, melaksanakan koreksi atas kesalahan pengetikan. Selain itu, pengetikan ulang sanggup dihindari dengan operasi Cut/Paste suatu blok teks kemudian mengeditnya.

Formatter, atau perapi tata letak


Dalam hal ini teks yang sama sanggup ditampilkan dengan lebih baik, contohnya dengan mengatur jenis dan ukuran huruf, alginment, kolom, warna dsb. Yang harus diperhatikan ialah pemilihan tampilan yang sempurna untuk persoalan/materi selain dari segi estetika. Pemilihan tampilan dan font dengan jenis dan ukuran yang sempurna sesuai dengan standar akan menciptakan teks yummy dibaca dan simpel dimengerti.

Misalnya pemilihan abjad dengan/tanpa sherif atau proporsinya, kapan sebaiknya teks dibentuk persis di tengah, rata kiri atau rata kanan, atau kapan harus dituliskan dengan efek tebal atau digaris bawahi. Tata letak dan tampilan teks dalam suatu dokumen merupakan suatu “bahasa ekspresi” untuk mengatakan struktur isi dokumen. Kelebihan bahasa tampilan inilah yang sanggup dilakukan dengan pemroses kata, dan mustahil dengan mesin ketik biasa. 

Pengkoreksi salah ketik


Sebagian besar pemroses kata dilengkapi dengan akomodasi pengkoreksi salah ketik. Prinsipnya ialah pencocokan setiap kata yang diketikkan terhadap suatu daftar kosa kata yang tersedia.

Namun, kata yang disediakan kebanyakan dalam bahasa Inggris. Pengguna sanggup membangun kata dalam bahasa Indonesia jikalau mau, bahkan sanggup mendefinisikan sekumpulan kata yang sering salah ketik untuk dikoreksi secara otomatis (fasilitas Autocorrect).

Pembuat Buku


Sebagai pengorganisasi menjadi satu dokumen utuh, contohnya sebagai pembangkit daftar isi, daftar gambar, cross reference. Pembangkitan daftar isi, daftar gambar akan memakan waktu dan seringkali menjadikan kesalahan (human error). Apalagi jikalau dokumen sedang dalam tahapan penulisan, sehingga akhir proses penyuntingan yang berulang, letak gambar dan cuilan bergeser setiap saat. Fasilitas pembangkitan daftar isi, cross reference akan sangat membantu dalam hal ini. Setiap kali kita sanggup mengaktifkan akomodasi ini untuk membangkitkan ulang daftar isi dsb. sesuai dengan keadaan dokumen ketika itu Fasilitas “Insert Object” yang memungkinkan dalam dokumen Word disertakan objek-objek MS Office yang lain 

Pemakaian abjad Tidak menggunakan teks aneh-aneh dan fancy untuk teks resmi. Default: Times New Roman untuk teks resmi HURUF KAPITAL untuk judul. Huruf miring biasanya hanya untuk abjad menyerupai goresan pena tangan (bukan semuanya kapital). Garis bawah seperlunya. Sangat buruk kalau menjadikan rongga-rongga lantaran text alignment. Pemakaian simbol-simbol harus sesuai dengan artinya. Tidak menambahkan goresan pena tangan sesudah dicetak. Akan ada info yang hilang, tidak terekam. 

Text alignment Perhatikan text alignment


Rata kiri, rata tengah atau rata kanan. Perhatikan beberapa hal sebagai berikut: Untuk tabel yang sempit, rata kiri-kanan akan menjadikan lubang-lubang di teks yang tidak sedap dipandang mata. Untuk angka, sebaiknya  rata kanan (supaya simpel dibandingkan). Untuk judul utama, sebaiknya rata tengah). 

Option


Tentukan default direktori penyimpanan jikalau perlu. Matikan akomodasi otomatis alasannya ialah yang tersedia ialah bahasa Inggris. 

Header dan Footer


Manfaatkan untuk info yang berulang. Cukup sekali diketik.
Header : kop surat, info penting yang selalu diulang.
Footer : identitas dokumen, nomor halaman, banyaknya halaman. 

Penomoran otomatis


Pakailah penomoran otomatis semoga simpel jikalau harus (Bullet and numbering) menyelipkan menghapus teks. Periksa ulang semua teks dengan penomoran alasannya ialah seringkali penomoran harus dimulai dari 1 atau dilanjutkan. 

Style


Pakailah style semoga konsisten. Dengan style, perubahan abjad untuk seluruh dokumen akan dilakukan otomatis. 

Table MS Word


Manfaatkan untuk teks yang berstruktur menyerupai Undangan (standard ITB). Dalam hal ini, yang dilakukan ialah permainan Border. Rencanakan/Lakukan pembagian (zoning) sebelum mengetik. Jangan lupa menset heading untuk tabel data semoga tidak muncul tabel tanpa heading atau kalau menambahkan data harus mengedit ulang. Bedakan tabel sebagai objek MS Word dengan tabel MS Excel (akan ditunjukkan dalam demo). 

Gambar


Beberapa gambar yang menjadi satu harus disatukan/di-Group dokumen yang dibentuk semoga tidak berantakan

Insert Index and Tables


Manfaatkan Untuk menciptakan Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel Harus mengerti style untuk sanggup memanfaatkan akomodasi ini. 

Print


Sebelum mem-print, biasakanlah melaksanakan Preview. Akan menghindari kesalahan, menyerupai halaman kosong atau kemunculan Widow/orphan. Batalkan print jikalau ada kesalahan di halaman awal yang terdeteksi lewat ikon print Dokumen penting harus dibaca sebelum dan sesudah diprint. 

Save Save As...


Seringkali melaksanakan Save semoga hasil kerja tidak hilang jikalau listrik mati. Jika tidak melaksanakan Save, memang Word akan melaksanakan Save secara berkala, tetapi bukan dengan kontrol anda. Perhatikan pilihan Type File. Kadang kita harus men-save ke type lain (Teks, RTF,..) atau ke versi sebelumnya semoga kompatibel dengan hasil kerja orang lain. Jika hasil Save menjadi Document Template, waspadailah alasannya ialah ada virus. 

File Name


Nama file harus punya arti. Mempunyai banyak file “kecil-kecil” yang sejenis dan satu file hanya satu halaman kalau dicetak. Untuk file yang “kecil-kecil” menyerupai surat, sebaiknya dibentuk satu file dan surat terbaru ada di halaman teratas sehingga simpel diprint dan ditambah. Nomor berikutnya dari surat tidak perlu mencari-cari. Dengan demikian sanggup melaksanakan “Search” suatu surat dengan lebih mudah. Atur direktori kerja dengan rapi, sesuai dengan pengarsipan surat anda 

File berukuran raksasa


Jika file hasil kerja anda terlalu besar ukurannya. Jika wajar, dan masih dalam tahapan sering diedit padahal hanya sebagian, sebaiknya dipecah dulu menjadi beberapa file.

Jika tidak wajar: beberapa dokumen Word ukurannya sangat besar padahal kalau dibuka isinya sedikit. Ini ialah akhir administrasi memori yang buruk dari aplikasi. Coba lakukan Select all, kemudian paste ke dokumen kosong dan save. Ukuran akan menurun secara drastis. Jika sudah yakin, buang file yang lama.

Jadi Pintar Pemanfaatan Microsoft Office Excel


Pengolah Lembar Kerja (Spread sheet) yakni aplikasi yang mengelola dokumen yang isinya lembar kerja, suatu dokumen yang diorganisasi dalam bentuk row (baris) dan column (kolom) yang membentuk Cell (sel). Pemroses lembar kerja yang lebih maju bisa pula mengorganisasi beberapa lembar kerja membentuk suatu “buku” (Workbook) yang terdiri dari beberapa lembar kerja (Sheet), contohnya Excel. Lembar kerja diorganisasi menyerupai tabel, namun salah satu kelebihan utama lembar kerja dari tabel biasa yakni proses kalkulasi yang sanggup dilakukan secara otomatis.

Sel suatu lembar kerja dikenali dari alamat baris dan kolomnya, dan sanggup berisi teks biasa, angka numerik atau formula. Dengan menyebutkan alamat sel, maka isinya eksklusif diacu sehingga contohnya sanggup digunakan untuk perhitungan kalau numerik. Alamat sel yang sanggup berupa alamat adikara maupun relatif membebaskan pengguna untuk mendefinisikan ulang setiap kali ada penambahan atau pembatalan baris/kolom. Dengan gampang pemakai sanggup berpindah-pindah dari satu sel ke yang lain dengan kursor dan melaksanakan agresi terhadap isi selnya.

Jika sel berisi teks, maka semua operasi terhadap teks sanggup dilakukan pada sel tersebut. Pada Excel, teks juga sanggup memiliki operasi lebih dari teks murni, sehingga teks dianggap sebagai teks dalam dokumen, teks sanggup memiliki font dan operasi terhadap paragraph juga sanggup dilakukan.

Jika sel berisi numerik, maka isinya sanggup digunakan untuk perhitungan aritmatika. Selain operasi aritmatika, tersedia pula fungsi-fungsi standar yang sanggup digunakan dalam formula. Fungsi yang tersedia dan sangat berkhasiat di antaranya yakni fungsi-fungsi statistik, tabel look up.

Jika sel berisi rumus, maka secara otomatis kalkulasi dilakukan ulang kalau isi rumus tersebut mengacu kepada isi suatu sel. Dengan menyimpan sebagai formula dan melaksanakan copy terhadap formula, maka nilai isi sel sanggup secara otomatis dibangkitkan oleh aplikasi sehingga pengguna tidak perlu mengetik semuanya. Misalnya untuk menciptakan nomor urut suatu tabel dari 1 s/d 1000, cukup menuliskan formula bahwa isi sel tersebut yakni isi sel kolom yang sama dengan baris di atasnya ditambah satu. Formula ini di-copy, dan secara otomatis ke seribu baris bernomor urut 1 s/d 1000 tercipta dalam sekejab.

Isi sel sanggup ditampilkan apa adanya, atau dalam bentuk-bentuk grafik (kurva, batang, pie). Dengan demikian, suatu data sanggup ditambilkan dalam bentuk tabulasi maupun grafis. Dua cara tampilan untuk data yang sama ini seringkali sangat diharapkan untuk melaksanakan presentasi terhadap hasil.

Beberapa sel membentuk suatu range, dan sanggup dioperasikan secara sekaligus. Range dikenali dari sel paling pojok kiri dan paling pojok kanan.

Data yang tersimpan dalam lembar kerja sanggup pula dirurutkan menurut primary key dan secondary key, sehingga dengan gampang pengguna sanggup mendapat tampilan datanya sesuai dengan urutan tertentu.

Beberapa operasi dalam lembar kerja sanggup diprogram, sehingga pengguna tingkat lanjut sanggup menciptakan kegiatan yang disebut dengan macro.

Secara ringkas, kalau diharapkan sekumpulan data yang sanggup dimanipulasi dalam dua dimensi (baris dan kolom), dan diharapkan pula untuk melaksanakan kalkulasi serta proses statistik “sederhana”, maka pemroses lembar kerja yakni aplikasi yang tepat. Contoh pemakaian dari lembar kerja ini untuk aneka macam keperluan.

Jadi Bakir Pengenalan Bagian-Bagian Komputer Untuk Pemula


Komputer merupakan kumpulan alat elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang saling bekerja sama, dan membentuk sebuah sistem yang rapi untuk menghasilkan data yang akurat sesuai dengan apa yang diperintah, dimana komponen tersebut sanggup bekerja jikalau mengalir arus listrik. Satu persatu komponen komputer disebut juga hardware atau perangkat keras, sedangkan isi dari keseluruhan komputer disebut software atau perangkat lunak.

Kali ini saya akan menjelaskan bagian-bagian yang terdapat pada komputer untuk pemula. Satu set komputer umumnya terdiri atas bagian-bagian:

  1. Monitor, berbentuk mirip pesawat televisi
  2. CPU (Central Processing Unit), umumnya berbentuk kotak yang diletakkan secara mendatar (biasa disebut bentuk desktop) atau menjulang (disebut bentuk tower/menara)
  3. Keyboard, berbentuk mirip papan ketik dengan tombol-tombol bertuliskan aksara A - Z, angka 0 – 9, dan fungsi-fungsi khusus.
  4. Mouse, berbentuk mirip tikus dengan kabel panjang yang terhubung ke CPU. Ada tombol yang sanggup ditekan (biasanya berjumlah dua) dan di penggalan tengah terdapat tombol putar/geser. Bagian bawah mouse terdapat bola yang sanggup bergulir ke segala arah (pada model terakhir sudah dipakai lampu LED sebagai pengganti bola)
  5. Sepasang (atau lebih) speaker
  6. Stabilizer/Stavol, berbentuk kotak, biasanya ada jarum penunjuk daya di depannya.
  7. Printer, untuk mencetak dokumen/gambar/file dari komputer ke kertas

Beberapa pola perangkat lain yang mungkin dihubungkan dengan komputer:

  1. Scanner
  2. Headset/Mikrofon
  3. Telepon selular (via kabel data)
  4. Modem (mode eksternal)
  5. Jaringan lokal (LAN) (membutuhkan kartu ethernet)
  6. Plotter
  7. Tablet/Digitizer

Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer


Menghidupkan Komputer

  1. Pastikan komputer dan monitor sudah terhubung ke listrik. Nyalakan stabilizer dengan menekan switch power hingga lampu indikator menyala dan jarum penunjuk bergerak ke kanan.
  2. Nyalakan juga komponen yang terhubung eksklusif dengan listrik, contohnya monitor, printer, atau speaker.
  3. Cari penggalan depan CPU, temukan dua tombol yang sanggup ditekan
  4. Tombol untuk menghidupkan komputer biasanya mempunyai ciri-ciri:
  5. Bentuknya lebih besar
  6. Bertuliskan Power
  7. Jika tidak ada tulisannya, terdapat gambar  di akrab tombol
  8. Tombol lain ialah tombol Reset yang mempunyai kegunaan untuk membebaskan komputer dari kondisi Hang dengan memulai ulang komputer tanpa mematikannya. Ciri-cirinya: a. Bentuknya lebih kecil, bahkan adakala sangat kecil. Bertuliskan Reset
  9. Pada komputer produksi usang (1997 ke bawah), pemfokusan tombol Power harus cukup besar lengan berkuasa (biasanya hingga berbunyi Klik). Namun untuk komputer generasi terakhir (produksi 1997 hingga sekarang), pemfokusan tombol Power cukup dengan sentuhan lembut, hingga lampu indikator menyala.
  10. Bila terdengar suara Bip satu kali, maka komputer sudah hidup dan siap melanjutkan ke tahap sistem operasi (Windows)

Mematikan Komputer
Pada sistem operasi Windows, mematikan komputer disebut Shut Down. sebenar ada beberapa cara sih. Tapi saya pilih yang paling simpel untuk mematikan PC/Laptop. Dengan cara menekan tombol Alt + F4, kemudian enter.

Struktur dan Fungsi Tombol Keyboard


Secara umum, struktur tombol pada keyboard terbagi atas 4, yaitu:

  1. Tombol Ketik (typing keys). Tombol ketik ialah salah satu penggalan dari keyboard yang berisi aksara dan angka serta tanda baca. Secara umum, ada 2 jenis susunan aksara pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak dipakai hingga ketika ini ialah susunan QWERTY.
  2. Numeric Keypad. Numeric keypad merupakan penggalan khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun ibarat kalkulator dan alat hitung lainnya.
  3. Tombol Fungsi (Function Keys). Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini sanggup dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.
  4. Tombol kontrol (Control keys). Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini ialah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc).

Oleh sebab itu, dalam postingan kali ini juga dijelaskan fungsi dari setiap tombol keyboard yang ada, diantaranya :

  1. Tombol ALT berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya mirip F4 contohnya yang mempunyai kegunaan untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.
  2. Tombol CTRL akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya mirip tombol C atau disebut juga CTRL-C akan mempunyai kegunaan untuk menyalin saatu objek yang ditunjuk ke dalam clipboard, yang nantinya sanggup disalinkan pada area kerja yang ditentukan dengan memakai CTRL-V.
  3. Tombol F1 – F12 ialah tombol fungsi yang pemanfaatannya diubahsuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya dipakai untuk menampilkan sajian Help yang akan menunjukkan klarifikasi mengenai aplikasi yang sedang berjalan
  4. Tombol ESC (Escape) ialah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
  5. Tombol Enter ialah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga sanggup berarti menyisipkan baris kosong atau baris gres pada proses pemasukan text.
  6. Pada Window dialog, menekan tombol TAB berarti pindah ke field atau kawasan isian atau pilihan berikutnya. Pada ketika proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
  7. Tombol Arah berfungsi menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.
  8. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Backspace akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
  9. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Delete akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
  10. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Home akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
  11. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol End akan mengakibatkan kursor berpindah ke final baris dimana kursor berada.
  12. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Page Up akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
  13. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Page Down akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.

Fungsi tombol secara khusus pada pengunaa browser ialah sebagai berikut:
Ctrl A :Memblok keseluruhan.
Ctrl C :Menambah alamat halaman web yang sedang dibuka ke favorites.
Ctrl E :Menampilkan/menyembunyikan search.
Ctrl F :Mencari halaman web.
Ctrl H :Menampakan/menyembunyikan history.
Ctrl I :Menampilkan/menyembunyikan faforites.
Ctrl O :Menampilkan kotak obrolan open.
Ctrl P :Mencetak halaman web yang sedang dibuka.
Ctrl R :Merefresh galaman web terbaru.
Ctrl V :Mem paste isi clipboard.
Ctrl W :Keluar dari amplikasi dan menutup jendela.
Ctrl X :Memotong blok terpilih.
Ctrl Z :Membatalkan perintah dan menutup jenjdela.
F1 :Fasilitas help.
F3 :Memunculkan/menghilangkan kafetaria search explorer.
F4:Daftar drop down dari kotak address.
F5 :Merefres halaman web yang aktif.
F10 :Mengarahkan fokus ke sajian bar.

Ada beberapa kegiatan aplikasi untuk mengetik, antara lain:


  1. Notepad dan WordPad ialah kegiatan bawaan Windows yang sanggup dipakai untuk mengetik dokumen sederhana
  2. Word, produksi Microsoft, biasanya diinstalasi bersama kegiatan Microsoft Office
  3. Works, produksi Microsoft, merupakan versi ringan dari Microsoft Office
  4. WordPerfect, produksi Corel
  5. WordPro, produksi Lotus, penggalan dari Paket SmartSuite
  6. StarWrite, produksi Sun Microsystems, penggalan dari paket StarOffice
  7. OpenOffice.org Writer, mirip dengan StarWrite, diedarkan secara gratis

Bagian-Bagian Window


  1. Title Bar, memuat judul dokumen/file dan aplikasi yang digunakan
  2.  Icon operasi window (sudut kiri)
  3. Tombol minimize, maximize, close (sudut kanan)
  4. Menu Bar
  5. Icon Bar
  6. Scroll Bar, untuk menggulung dokumen/file ke atas/bawah, dan kiri/kanan
  7. Status Bar

Pengenalan Mouse


Bagian-Bagian Mouse

  1. Tombol mouse, sanggup berjumlah satu (untuk Mac), dua, atau tiga
  2. Scroller, berupa roda berlapis karet, khususnya terdapat pada mouse-mouse keluaran terbaru, pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft dengan IntelliMouse tahun 1997, bersamaan dengan software Office 97
  3. Bola penggerak, yang memungkinkan mouse digerakkan ke segala arah. Bola sanggup dilepas dengan membuka epilog penggalan bawah, untuk membersihkan roller.
  4. Lampu (LED) dan Sensor optik (LDR) terdapat di penggalan dalam atau di penggalan bawah (untuk mouse optik)

Biasanya mouse memakai mouse pad (alas mouse) untuk memperlambat pengotoran roller atau menambah akurasi gerakan mouse optik, dan juga mengurangi kelelahan tangan.
Gerakan Dasar Mouse

  1. Menggerakkan mouse sesuai arah pointer yang diinginkan di layar
  2. Klik tombol kiri, untuk membuka sajian atau menentukan item di layar, berupa icon, file, opsi menu, atau objek lain
  3. Dobel klik tombol kiri, untuk mengeksekusi kegiatan aplikasi atau membuka file (dobel-klik pada title kafetaria akan memaksimasi window)
  4. Klik tombol kanan, untuk memunculkan context sajian atau sajian yang berafiliasi dengan objek yang sedang ditunjuk
  5. Drag and Drop, yaitu menunjuk satu objek (icon atau file), mengklik dan menahan tombol kiri, kemudian mengarahkan mouse ke tempat yang diinginkan, kemudian melepas tekanan pada tombol. Dapat dianalogkan dengan gerakan mengambil benda, menggenggam, mengarahkan, kemudian melepaskan benda di tempat yang diinginkan. Drag and drop juga dipakai untuk: a.Mengubah ukuran window, dengan mengarahkan mouse di penggalan tepi, mengklik, menyeret mouse ke arah dalam (memperkecil) atau ke arah luar (memperbesar), dan sehabis mencapai ukuran yang diinginkan, tombol dilepas. b.Melakukan penyalinan (copy), pemindahan (move) file/dokume, atau menciptakan shortcut (lakukan dengan menekan tombol kanan dan akan muncul sajian pilihan untuk ketiga operasi tersebut)
  6. Melakukan klik tombol kiri dan kanan secara bersamaan. Ini jarang digunakan.
  7. Menggulirkan scroller ke depan dan belakang untuk menggerakkan layar kegiatan aplikasi ke atas dan ke bawah. Pada beberapa kegiatan gerakan ini juga berarti melaksanakan pembesaran dan pengecilan objek/file (zooming)

Windows Explorer


Windows Explorer ialah kegiatan administrasi file dan seluruh sumber daya sistem operasi yang berafiliasi dengan komputer (perangkat keras), mirip jaringan, printer, dan panel kontrol (control panel). Tampilan windows explorer biasanya mirip nampak di bawah ini:

Hampir semua operasi sanggup dilakukan melalui windows explorer ini mulai menyalin, menghapus, memindah, mengganti nama, menciptakan file/folder baru, hingga mengakses jaringan dan internet.
  1. Menjalankan kegiatan atau membuka file dengan melaksanakan dobel-klik pada nama program/file yang ingin dibuka.
  2. Menyalin (copy) file dilakukan dengan menyeret file dari satu drive ke drive lain
  3. Memindah (move) file dilakukan dengan menyeret file dari satu folder ke folder lain dalam drive yang sama
  4. Menghapus file dilakukan dengan menyeret file ke Recycle Bin atau menekan tombol Delete. File yang dihapus dengan cara ini masih sanggup dibatalkan penghapusannya dengan menyeretnya keluar dari Recycle Bin
  5. Mengganti nama dilakukan dengan mengklik pada nama file dua kali (bukan dobel-klik) dan eksklusif menulis nama baru.
  6. Mencetak file sanggup dilakukan dengan menyeret file ke icon printer

Trik dengan klik (tombol) kanan mouse di explorer:


  1. Seret file dengan menekan tombol kanan maka akan muncul sajian Copy, Move, dan Create Shortcuts Here. Dengan ini kita sanggup melaksanakan operasi apapun pada file.
  2. Klik kanan pada Recycle Bin dan pilih Empty Recycle Bin untuk mengosongkan recycle bin atau menghapus file secara permanen.
  3. Klik kanan pada file, pilih send to, maka file akan disalin ke tujuan tertentu, mirip disket (drive A) atau folder My Documents, menciptakan shortcut di desktop, atau mengirim file melalui e-mail.
  4. Klik kanan pada file, pilih Cut untuk memindah, atau Copy untuk menyalin, kemudian pilih drive dan folder tujuan, kemudian klik kanan dan pilih Paste, maka file akan tersalin atau berpindah.
  5. Klik kanan pada file dan pilih Rename untuk mengganti nama file
  6. Klik kanan pada file dan pilih Properties untuk melihat detail file.

Trik keyboard di Windows Explorer:



  1. Tekan tombol Ctrl waktu menyeret file, maka operasi penyalinan akan menjadi pemindahan atau sebaliknya
  2. Tekan tombol Shift sambil menyeret file ke Recycle Bin atau menekan tombol Delete, maka file akan terhapus secara permanen.
  3. Gunakan kombinasi tombol berikut ini untuk operasi pemindahan atau penyalinan: Ctrl + X untuk Cut, Ctrl + C untuk Copy, dan Ctrl + V untuk Paste.
  4. Tekan Ctrl + Z untuk membatalkan operasi terakhir yang gres dilaksanakan
  5. Tekan Ctrl + A untuk menentukan semua file/folder yang sedang ditampilkan
  6. Tekan F1 untuk memunculkan Help, F2 untuk mengganti nama file/folder, F3 untuk mencari file, F5 untuk memperbarui (refresh) tampilan.

Jadi Pintar Skripsi Peningkatan Keterampilan Menulis Kreatif


Pengajaran keterampilan bahasa dan sastra Indonesia mencakupi keterampilan mendengarkan, keterampilan membaca, keterampilan berbicara, dan keterampilan menulis. Keempat keterampilan tersebut selalu berkait satu dengan yang lain. Di antara keterampilan tersebut keterampilan mendengarkan dan keterampilan membaca merupakan keterampilan reseptif, sedangkan keterampilan berbicara dan keterampilan menulis merupakan keterampilan produktif.

Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus diajarkan pada siswa. Keterampilan menulis memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan menulis merupakan syarat untuk berkecimpung dalam banyak sekali macam bidang atau kegiatan. Hal ini mengandung pengertian betapa pentingnya keterampilan dan kemampuan menulis dalam kehidupan sehari-hari.

Tulisan imajinatif yang merupakan goresan pena kreatif, dalam hal ini sanggup berupa cerpen, cerpen, novelet, dan novel. Dalam kajian ini dipilih cerpen sebagai objek penelitian. Pemilihan cerpen sebab cerpen tidak memerlukan waktu yang usang untuk membuatnya sebab bentuknya yang lebih pendek daripada novel, begitu pun untuk membacanya, sehingga cerpen sering disebut bacaan yang sanggup dibaca sekali duduk.

Bahasa yang dipakai dalam cerpen pun memakai bahasa yang sederhana, lebih sederhana jikalau dibandingkan dengan bahasa dalam cerpen yang memiliki arti lebih kompleks, serta berupa pemadatan kata yang di dalamnya menceritakan gagasan, perasaan ataupun pengalaman penulisnya.

Keterampilan menulis cerpen bukanlah sesuatu yang sanggup diajarkan melalui uraian atau klarifikasi semata-mata. Siswa tidak akan memperoleh keterampilan menulis hanya dengan duduk, mendengarkan klarifikasi guru, dan mencatat klarifikasi guru. Keterampilan menulis cerpen sanggup ditingkatkan dengan melaksanakan aktivitas menulis cerpen secara terus-menerus sehingga akan mensugesti hasil dan prestasi siswa dalam menulis cerpen. Hasil dan prestasi sanggup meningkat apabila ada perubahan perilaku dan tingkah laris siswa baik pada aspek pengetahuan, keterampilan maupun psikomotor.

Tidak sedikit siswa yang mengalami kendala dalam membuatkan keterampilan menulis cerpen. Hal ini juga dialami siswa kelas X MA Al Falah Branta Tinggi Tlanakan Pamekasan, hambatan-hambatan tersebut ialah daya imajinasi siswa masih kurang, diksi yang dipakai dalam menulis cerpen kurang bervariasi, kesulitan memilih tema, dan kurang sanggup membuatkan ide.

Proses berguru mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah-sekolah umumnya berorientasi pada teori dan pengetahuan semata-mata sehingga keterampilan berbahasa khususnya keterampilan menulis kurang sanggup perhatian. Ide, gagasan, pikiran, dan perasaan mereka berlalu begitu saja, tidak diungkapkan khususnya dalam bentuk karya sastra.

Skripsi Peningkatan Keterampilan Menulis Kreatif

Keterampilan menulis cerpen yang diajarkan di sekolah-sekolah selama ini memakai metode konvensional. Peran guru amat lebih banyak didominasi dalam proses pembelajaran. Siswa kurang aktif dan sering kali metode ini mengakibatkan kebosanan bagi siswa dalam pembelajaran menulis cerpen sehingga karya yang dihasilkan siswa kurang maksimal.

Catatan: File ini semata-mata saya dapatkan dari teman-teman kuliah, Jika anda merasa pemilik file ini, silahkan hubungi kami melalui kontak yang tersedia!!!

Jadi Cendekia Aplikasi Skp Untuk Personal Guru Pns


Aplikasi SKP untuk personal guru PNS. SKP (sasaran kerja pegawai) merupakan salah satu dari sistem evaluasi prestasi kerja PNS. Maka setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan menyusun SKP sebagai pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan, yang disusun menurut tanggungjawab dan wewenangnya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011 dengan petunjuk operasionalnya Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013. Kewajiban Menyusun SKP bagi PNS mulai berlaku semenjak 1 Januari 2014. (telat deh artikelnya.. hehe)

Penyusunan SKP bagi PNS disusun dan ditetapkan sebagai rencana operasional pelaksanaan kiprah jabatan, yang berisi perihal acara apa yang akan dilakukan, berapa hasil yang akan dicapai, berapa dan bagaimana kualitas yang akan dihasilkan dan kapan harus selesai, dan atau berapa biaya yang akan digunakan. Setiap Kegiatan Tugas Jabatan yang akan dilaksanakan, dinyatakan dengan sasaran sebagai hasil kerja yang harus diwujudkan, dengan mempertimbangkan aspek kuantitas, kualitas; waktu dan sanggup disertai biaya.

Penyusunan SKP bagi PNS jabatan fungsional tertentu (JFT) ibarat dokter, guru, pengawas sekolah, jaksa, penghulu, arsiparis, medik veteriner, penyuluh pertanian, agen, diplomat, dokter giigi, satpol PP, dsb., SKP disusun menurut butir-butir acara yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur JFT tersebut.

SKP diwajibkan kepada seluruh PNS, kecuali bagi mereka yang memenuhi kriteria ini:

  1. PNS yang dipekerjakan pada negara sahabat/lembaga internasional PBB/lembaga swasta yang ditentukan pemerintah
  2. PNS memasuki MPP
  3. PNS Tugas Belajar - evaluasi menurut laporan Akademik dari PT/Sekolah daerah pelaksanaan kiprah belajar.
  4. PNS yang melakukan Cuti Di Luar Tanggungan Negara,
  5. PNS yang (diangkat) menjadi Pejabat Negara (Kepala Negara/Daerah/Desa/Hakim)

Aplikasi SKP Untuk Personal Guru PNS

Makara kesimpulannya, SKP merupakan subsistem dalam evaluasi prestasi kerja PNS. SKP diwajibkan atas seluruh PNS kecuali PNS yang memenuhi kriteria di atas. Semoga bermanfaat...

File ini saya peroleh dari guru PNS di sekolah daerah saya bekerja, saya hanya edit sedikit tampilannya.

Jadi Bakir Yang Harus Diperhatikan Dalam Proses Berguru Afektif


Belajar siswa yang afektif meliputi nilai emosi, semangat, minat dan sikap. Dalam banyak hal pelajar mungkin tidak menyadari berguru afektif. Proses berguru afektif meliputi dasar yang merupakan bentuk dari sikap, emosi, semangat, minat dan sikap individu (mental).

Berkenaan dengan hal-hal tersebut diatas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses berguru afektif.

  1. Sikap dan nilai sering diperoleh melalui proses identifikasi dari orang lain dan bukan hasil dari berguru langsung.
  2. Pelajar sanggup dibantu semoga lebih matang dengan cara membantu mereka mengenal dan memahami sikap, peranan dan emosi. Penghargaan terhadap sikap, perasaan dan putus asa sangat perlu untuk membantu pelajar memperoleh pengertian diri dan kematangannya.
  3. Hampir semua aspek kehidupan mengandung aspek afektif.
  4. Bagaimana para pelajar mengikuti keadaan dan memberi reaksi terhadap situasi akan memberi dampak dan efek terhadap proses berguru afektif.
  5. Suatu waktu, nilai-nilai yang penting yang diperoleh pada masa kanak-kanak akan menempel sepanjang hayat. Nilai, sikap dan perasaan yang tidak berubah akan tetap menempel pada keseluruhan proses perkembangan.
  6. Sikap lebih gampang dibuat alasannya yakni pengalaman yang menyenangkan.
  7. Nilai-nilai yang ada pada diri individu dipengaruhi oleh standar sikap kelompok.
  8. Proses berguru di sekolah dan kesehatan mental mempunyai relasi yang erat. Pelajar yang mempunyai kesehatan mental yang baik akan sanggup berguru lebih gampang daripada yang mempunyai masalah.
  9. Belajar afektif sanggup dikembangkan atau diubah melalui interaksi guru dengan kelas.

Demikian semoga bermanfaat.....

Jadi Bakir Cara Mengelola Akun Operator Emis Pendis


Kelola akun operator EMIS (Education Management Information System) Pendis Kementerian Agama RI, dimana setiap sekolah wajib mendaftar sebab akun ini sebagai sarana untuk meng-upload data emis setiap forum pendidikan. Disamping itu data emis juga akan menjadi pola pemerintah sentra atau daerah, untuk menawarkan segala jenis dukungan dana ke sekolah. Mulai dari dukungan dana BOS (bantuan operasional sekolah), BSM (bantuan siswa miskin), pembangunan lokal sekolah. Bahkan (katanya) pencairan tunjangan sertifikasi atau profesi juga akan berpedoman pada data emis yang telah di upload ke sistem.

Terkait: Komponen data emis

Terlepas dari hal itu, ketika ini masih banyak operator yang masih belum mendaftarkan sekolahnya, dengan aneka macam hambatan yang dialaminya. Ada sebab kesalahan sistem, gagal upload SK, sudah daftar tapi belum aktif, bahkan ada yang sudah gagal beberapa kali. Jika anda belum mempunyai akun ini, segera daftar ulang.

Nah, kalau akun anda sudah aktif, sekilas saya akan menjelaskan beberapa fitur dasbor pada akun operator emis, saya anggap anda sudah masuk/login.

  1. Pengelola data: ketika ini belum tersedia sebab belum dibuka upload data
  2. Cari operator: disini anda dapat mengecek operator lain, atau mungkin akun anda untuk sekolah lain, tinggal memasukkan email kemudian cari atau enter.
  3. Profil operator: anda dapat mengubah data langsung anda yang mungkin ada kesalahan ketik waktu mendaftar. Saran saya, gunakan data anda sesuai dengan identitas asli, jangan menggunakan nama samaran atau lainnya ibarat akun media umum anda.
  4. Unggah SK: mungkin juga ada kesalahan, anda dapat upload ulang SK.
  5. Foto profil: saya yakin anda sudah mengerti, hanya saja sama ibarat poin 3, gunakan foto terbaru anda. Kenapa? hanya antisipasi saja, khawatir ada problem kedepan.
  6. Ubah password: anda juga dapat mengubah password. Sayangnya ketika ini masih belum ada fitur "lupa password" pada ketika masuk/login, sehingga kalau kita tidak dapat login, ya tidak dapat reset password. Kemarin saya sempat bicara soal ini ke admin kabupaten, mudah-mudahan dapat di tindak lanjuti.
  7. Ups... hampir lupa saya. Ada fitur buka tutup di sebelah kanan atas, tombol gerigi warna hitam. Silahkan pilih tampilan dasbor anda.
  8. Jika ada perhiasan atau perubahan, saya akan update disini.

Itu saja dari saya, kalau ada pertanyaan, jangan sungkan silahkan berkomentar dibawah. Terima kasih supaya bermanfaat...