Showing posts sorted by relevance for query 4-calon-guru-akan-praktek-mengajar-di. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query 4-calon-guru-akan-praktek-mengajar-di. Sort by date Show all posts

Tuesday, 14 May 2019

Pasti Dapat 4 Calon Guru Akan Praktek Mengajar Di Smpn 2 Lintau Buo

4 Calon guru akan praktek mengajar di smpn 2 lintau buo – Sebanyak 4 orang calon guru akan praktek mengajar di SMPN 2 Lintau Buo. Mereka yakni mahasiswa IAIN Batusangkar dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Keempat calon guru tersebut  akan melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), dari Jurusan PAI (2 orang) dan Matematika (2 orang).

 Calon guru akan praktek mengajar di smpn  PASTI BISA 4 Calon Guru Akan Praktek Mengajar di SMPN 2 Lintau Buo
Unsur pimpinan sekolah terdiri dari Fauzi, S.Pd. (kepsek), Jab Sri Arinda, S.Pd (Waka Kurikulum) dan Waka Kesiswaan, Ropi.u, S.Pd (doc.matrapendidikan.com)

“Insyaallah kami akan menjalani Praktek Lapangan dari tanggal 31 Agustus ini hingga 15 Desember nanti, pak.” ujar Akmal, salah seorang mahasiswa calon guru kepada admin matrapendidikan.com  usai menghadap pimpinan sekolah, Kamis (30/8).

Program ini sehubungan dengan pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktek Lapangan Konseling Pendidikan Sekolah (PLKP-S) Semester ganjil Tahun Akademik 2018/2019 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar.

Usai melapor dan mendapat persetujuan dari pimpinan sekolah, mahasiswa tersebut melakukan survey berupa gosip awal yang dipandu oleh beberapa tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SMPN 2 Lintau Buo.

Sementara itu, salah seorang unsur pimpinan sekolah, Ropi’u, S.Pd mengemukakan secara resmi akan dilakukan penyambutan hari Senin mendatang, ketika upacara bendera.

“Ahamdulillah, sekolah kita kembali mendapat akidah dari pihak akademi tinggi, khususnya IAIN Batusangkar untuk membekali mahasiswa calon guru dengan pengalaman mengajar,” ujar Ropi’u,S.Pd di sela-sela percakapan ringan.

Selain itu guru (PL) akan berguru menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah kawasan mereka PPL.

“Mengajar itu pekerjaan menyenangngkan. Nanti ananda akan menemukan pengalaman-pengalaman menarik selama praktek mengajar di ruang kelas. Apakah ilmu yang ananda peroleh di akademi tinggi sesuai dan sanggup diterapkan selama mengajar di ruang kelas.

Ilmu tersebut menjadi bekal penting ketika ananda terjun menjadi guru sebenarnay,” pesan seorang tenaga pendidik kepada mahasiswa PL.

Friday, 10 May 2019

Pasti Dapat 7 Tips Sukses Menjadi Guru Pl

7 Tips sukses bagi guru pl – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas. Mahasiswa diturunkan ke sekolah/madrasah untuk menerapkan ilmu yang didapat sekaligus mencari pengalaman gres di sekolah.

 merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas PASTI BISA 7 Tips Sukses Menjadi Guru PL
Ilustrasi sukses mengajar guru PL (pixabay.com)

Pengalaman yang didapat selama menjalani PPL akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menjadi guru yang bahu-membahu kelak di kemudian hari..

PPL terwujud dalam bentuk kegiatan mengajar di sekolah. Mahasiswa menerima bimbingan pribadi dalam melakukan aktivitas PPL tersebut. Jika di Universitas dibimbing oleh Dosen Pembimbing maka di sekolah akan dibimbing oleh seorang guru yang mengampu mata pelajaran, yang dikenal dengan guru pamong.

Bagaimana upaya untuk menjadi seorang guru PL yang sukses? Nah, berikut ini disajikan beberapa poin penting dan uraiannya dalam bentuk Tips menjadi guru PL yang sukses.

1.Pelajari situasi dan kondisi sekolah

Sebelum turun mengajar di sekolah, guru PL  perlu mempelajari bagaimana situasi dan kondisi sekolah melalui survey awal. Hal ini berkaitan dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, penerima didik dan lingkungan fisik sekolah.

2.Siapkan perangkat pembelajaran

Siapkan segala perangkat pembelajaran yang dibutuhkan untuk mengajar, menyerupai aktivitas tahunan, aktivitas semester, silabus pelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lain sebagainya.
Untuk keperluan ini, guru PL sanggup berkonsultasi dengan guru pamong ihwal model perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah. Bagi yang sudah menciptakan perangkat mengajar ini sanggup menyesuaikannya dengan perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah tersebut.

3.Menguasai bahan yang akan diajarkan

Kuasai bahan pelajaran dengan baik. Menguasai bahan pelajaran bukan hanya sekadar menghafal bahan pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Kuasai bahan pelajaran maksudnya memahami segala konsep, fakta, fenomena yang terdapat dalam bahan pelajaran.

Menguasai bahan yang akan diajarkan kepada siswa termasuk kunci penting dalam kesuksesan mengajar di ruang kelas.

4.Pelajari cara dan gaya mengajar

Cara dan gaya mengajar seseorang akan berbeda. Oleh alasannya yakni itu sebagai guru PL tak perlu ragu dengan cara dan gaya mengajar yang sudah dimiliki. Cara dan gaya mengajar ini akan memilih keberhasilan guru PL dalam menguasai kelas.

5.Menguasai kelas

Pekerjaan terberat bagi seorang guru di ruang kelas yakni menguasai kelas dengan baik. Tidak hanya guru PL yang mengalami kesulitan dalam mengelola kelas, guru yang sudah senior sekalipun tak luput dari permasalahan ini.

Sebuah kelas diiisi oleh murid yang heterogen dengan abjad dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh alasannya yakni itu yang perlu dilakukan yakni menyesuaikan taktik dan metode mengajar dengan abjad dan kemampuan penerima didik.

6.Beraudiensi dengan siswa maupun guru

Hal ini sanggup dilakukan di luar jam mengajar. Seringlah beraudiensi dengan siswa dikala jam istirahat maupun dikala berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler. Yang terakhir ini paling efektif untuk memahami abjad dan kemampuan siswa.

Audiensi dengan siswa akan mendekatkan diri siswa dengan guru PL sehingga siswa sanggup memahami guru PL dan mengikuti pelajaran dengan baik.

Audiensi dengan guru di sekolah berkhasiat untuk saling menyebarkan ihwal pengalaman mengajar. Tidak hanya dengan guru pamong melainkan semua guru yang ada di sekolah.

7.Ingatlah, mengajar itu menyenangkan!

Mengajar murid yang mungkin usianya tak jauh terpaut dengan guru PL akan menemukan hambatan dan kendala. Bila guru PL sudah menerapkan poin-poin di atas, insyaallah mengajar itu menjadi pekerjaaan yang menyenangkan.
Bukan mustahil, guru PL ingin mengajar selama-lamanya di kawasan PL. Begitu menyenangkan menjadi seorang guru meskiiipun penuh dengan tantangan dan hambatan dalam mengajar.

Thursday, 2 May 2019

Pasti Dapat Guru Pl Mulai Acara Dengan Perkenalan Di Sekolah

Guru pl mulai acara mengajar dengan perkenalan diri di sekolah – Guru Praktek Lapangan  (PL) yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar telah memulai aktivitasnya di SMPN 2 Lintau Buo pada hari ini.

Guru pl mulai acara mengajar dengan perkenalan diri di sekolah PASTI BISA Guru PL Mulai Aktivitas dengan Perkenalan di Sekolah
Guru PL bersama tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ketika upacara bendera (Rahid S/matrapendidikan.com)

Hal itu ditandai dengan keikutsertaan guru PL tersebut dalam upacara bendera rutin di sekolah, Senin (03/09). Usai upacara bendera, guru PL memperkenalkan diri satu persatu di hadapan akseptor upacara.

Seperti diinformasikan sebelumnya, pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019 ini 4 calon guru dari IAIN Batusangkar akan praktek mengajar di SMPN 2 lIntau Buo.
Keempat guru PL tersebut yakni Syahrul Akmal dan Fitri Turyani dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Sementara itu Rike Meidita dan Anita Marlina berasal dari Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar.

Pembina upacara, Arlis Anwar S.Pd mengawali amanatnya memberikan selamat tiba kepada 4 orang calon guru dan berharap untuk melakukan kegiatan mengajar dengan baik. Sementara kepada akseptor upacara dari murid, Arlis meminta semoga berguru dengan baik bersama para guru PL tersebut.

Syahrul Akmal kelahiran Sikabau, 02 Juni 1996 dan berasal dari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kab. Dharmasraya. Akmal yakni alumnus MTI Canduang. Sementara itu Fitri Turyani merupakan kelahiran Batusangkar, 4 Februari 1997 dan berasal dari Limo Kaum Batusangkar.

Sama dengan Fitri, Rike Meidita juga berasal dari tempat yang sama, Lima Kaum Batusangkar dan lahir 16 Mei 1997. Anita Marlina berasal dari Simabur, Kecamatan Pariangan dan lahir di Koto Tuo, 12 Juli 1997.

Pada hari perdana beraktivitas diperlukan semoga guru PL sanggup mengenali lingkungan sekolah terlebih dulu. Lingkungan sekolah dimaksud yakni lingkungan sosial, alam, fisik sekoalh.
Pengenalan yang baik terhadap lingkungan sekolah akan memudahkan para calon guru untuk melakukan tugasnya mengajar di sekolah.